Baroto Isman, Bangkrut Tak Menjadi Alasan Untuk Menyerah

Yulistyo Pratomo
09 Januari 2018
Share Via

Menjadi seorang pengusaha tidak selalu berhadapan dengan kesuksesan, kegagalan dan keterpurukan juga merupakan santapan mereka selama menjalankan usaha. Bukan seorang entrepreneur namanya jika mudah menyerah, berusaha dan terus berusaha harus terus terpatri.

Itulah yang dialami Baroto Ario Isman, yang memang sudah bercita-cita menjadi seorang pengusaha sejak menyelesaikan masa sekolahnya. Karena impiannya itu dia dikirimkan ayahnya untuk menuntut ilmu di Amerika Serikat (AS), namun gelar sarjana justru didapatkannya di Inggris.

"Jadi kalau saya itu mau bisnis itu awalnya memang datang dari hati. Waktu itu ayah saya, setelah lulus SMA nanyain masuk ke mana, dunia apa? Saya bilang mau jadi pengusaha, ayah saya langsung meng-iyakan, berarti masuklah sekolah bisnis yang paling bagus," kenangnya saat berbincang dengan Ayooberita.com, pekan lalu.

Baroto berpandangan, menjadi seorang pengusaha berarti memiliki kebebasan waktu dibandingkan menjadi seorang karyawan di sebuah perusahaan. Dengan alasan itu, seusai pulang dari Inggris, dia bersama teman-temannya langsung mendirikan perusahaan bernama PT Satsena Nanggala Sakti.

Setelah melalui proses lobi yang panjang dan melelahkan, perusahaan yang dia dirikan mendapatkan kesempatan sebagai pemasok kebutuhan militer. PT satsena Naggala Sakti ditunjuk sebagai mitra Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

Sayang, usaha ini tidak berlangsung lama. Ayahnya, Hayono Isman, berencana untuk maju kembali ke dunia politik dengan menjadi calon legislatif. Mereka pun menggelar rapat keluarga, yang intinya meminta Baroto untuk melepas perusahaannya tersebut.

"Tapi karena sudah bulat Papa mau masuk DPR lagi, saya jual perusahaannya. Padahal saat itu lagi bagus kondisinya tapi karena keputusan keluarga saya jadi hormati lah," kata pria kelahiran 24 Juli 1980 ini.

Setelah menjual perusahaannya, dia mencoba merambah ke bidang minyak dan gas dengan menjadi rekanan PT Pertamina sebagai pemasok gas. Perusahaan yang baru tersebut diberi nama PT Nusam Energy.

Di sinilah dia mulai merasakan persaingan bisnis yang begitu kental dan hasilnya pun tidak selalu sejalan dengan ilmu yang didapatkannya. Bukan untung tapi malah buntung, Baroto terpaksa menutup Nusam setelah dua tahun berdiri.

"Nah di sini saya belajar mulai bisnis, rupanya tidak selalu linear, kesuksesan yang telah lalu itu enggak selalu mengikuti kesuksesan setelahnya. Saya di bisnis oil and gas bener-bener gagal total, hampir bisa dibilang bangkrut malah," ungkap Baroto.

Kerugian yang harus ditanggungnya mencapai Rp 4-5 triliun. Kegagalan itu memberikannya pengalaman berharga, di mana dalam berbisnis tidak hanya bersaing secara bisnis, tetapi upaya pendekatan, lobi dan sebagainya.

Melanjutkan organisasi sang kakek

Gagal merambah ke bidang energi membuat dirinya benar-benar terpuruk. Sebagian besar aset yang dia miliki terpaksa dijual, hingga angka di buku rekeningnya benar-benar tak bernilai sama sekali.

Di tengah keterpurukan itu, dia membuat sebuah keputusan besar untuk memulai kehidupan berumah tangga. Hidup baru ini harus dijalaninya di tengah keterbatasan yang membuatnya harus berpikir keras mencari penghasilan, tetapi tetap menjadi seorang pengusaha.

Meski mendapatkan dukungan dari sang ayah, tapi tidak dengan ibunya, Poppy Puspitasari. Sang ibu justru memiliki pendapat berbeda. Dia meminta Baroto untuk bekerja dengan seseorang sebelum benar-benar mulai membuka usaha kembali. Namun usulan tersebut ditolaknya.

Untuk mengisi waktu sehari-harinya, dia memutuskan bergabung dengan organisasi bernama Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong atau disingkat Kosgoro. Berbeda dengan organisasi yang sama di bawah Partai Golkar, Kosgoro yang diikutinya merupakan lembaga yang independen, lepas dari keterlibatan partai. Organisasi itu dibangun dan dibesarkan oleh kakeknya sendiri, Mas Isman.

Pengalamannya bergabung dengan organisasi selama berkuliah di Inggris sebagai Ketua Persatuan Pelajar Indonesia di London menjadikannya ingin melanjutkan pengalaman itu. Alhasil dia pun bergabung dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), sebelum memutuskan ikut mengurus Kosgoro. Di organisasi itu dia berhasil mendapatkan pengalaman tambahan, pertemanan dan rekan bisnis baru.

"Orang bertanya kenapa enggak di Kosgoro, karena kan bapak Kosgoro, kakek Kosgoro, itu juga sebenarnya cara saya untuk melatih diri di luar zona nyaman. Jadi saya mengenal karakter orang, mengenal relasi dengan orang. Sebenarnya belajar, aktif di organisasi yang tidak ada hubungannya dengan keluarga," aku Baroto.

Setelah beberapa kali terpilih menjadi pengurus Hipmi Jaya, dia memutuskan mengundurkan diri dan fokus terhadap perkembangan perusahaannya. Saat menganggur, dia mulai terpikir untuk meneruskan organisasi yang dibagung oleh kakek dan ayahnya, Kosgoro. Sejak itu ia mulai aktif mengajak rekan-rekannya untuk bergabung.

"Ada yang nangkep itu jadi ajang, dia siapa tahu kalau masuk Golkar, bisa jadi itu kan," beber Baroto.

Melirik sektor properti

Dorongan sang istri untuk mencari penghasilan terus terngiang di telinganya. Namun Baroto tetap kukuh untuk tetap menjadi seorang pengusaha dan tidak bekerja dengan orang lain. Meski kengototan ini berdampak kepada keuangan rumah tangganya.

"Memang dari awal pengennya jiwanya jadi pengusaha tidak terikat, nah tapi dengan itu harusnya udah bisa menerima konsekuensi ada saatnya kita plong kosong, enggak ada di rekening mungkin bisa dicek itu cuma tiga angka doang. Saya ngerasain itu," ujar dia.

Kebakaran yang menimpa kantor Kosgoro membuatnya terpikir untuk merambah bidang baru, yakni properti. Namun, sebelum benar-benar terjun, dia mempelajari terlebih dahulu potensinya, termasuk menelusuri aset-aset milik keluarga yang tersebar di beberapa lokasi.

"Saya pelajari dulu, bagaimana posisi keluarga saya dulu. Saya coba untuk menarik ke belakang dulu, sejarah keluarga. Jadi kakek saya ini dari awal sudah banyak aset lah, di bidang properti, termasuk ada hotel di Surabaya, gedung wisma kosgoro ini dan akhirnya minat saya mulai itu waktu wisma kosgoro terbakar di tahun 2015, eh tahun 2014 kalo enggak salah," terangnya.

Merasa nasih ada peluang besar yang terbuka lebar, dia mulai mencoba mengajak tiga kenalannya untuk bergabung. Namun mereka meminta dicarikan tanah, sayangnya ketika lahan sudah ditemukan, satu per satu temannya itu malah memilih mundur.

Namun Baroto tidak menyerah begitu saja, dia meminta bantuan ayahnya untuk mencari rekanan lain, sisanya dia jalankan sendiri. Tidak hanya itu, pria yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Generasi Muda Kosgoro ini mengajukan aset milik keluarganya untuk membangun kompleks perumahan.

"Setelah saya masuk ke dunia ini, ya memang keuntungannya enggak besar, tapi setelah itu bisa menopang hidup saya dengan istri saya ini," lanjutnya.

Nah, untuk melalui itu semua, dia berpegangan terhadap filosofi perang milik Sun Tzu. Fokus, dan pantang menyerah. (TYO)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

Berikan komentar terkait berita ini

BERITA LAINNYA

Gadget - 20 Februari 2019 10:31:57 wib

Huawei P30 Meluncur Perdana di Paris

Melalui postingannya di laman resminya di Facebook, Huawei Consumer Business Group mengumumkan bahwa peluncuran global untuk smartphone premium terbaru seri P30 bakal dilakukan di Paris, Prancis, pada 26 Maret
Bisnis - 20 Februari 2019 10:14:56 wib

Riset: Orang Indonesia Belanja Daring Bayarnya via ATM

Survei perusahaan riset pasar Ipsos menunjukkan masyarakat Indonesia masih memiliki pola pikir manual untuk pembayaran saat transaksi belanja daring. Ipsos mencatat 26 persen responden lebih mengandalkan metode
Teknologi - 20 Februari 2019 10:02:35 wib

Facebook Akuisisi Startup Layanan Belanja Furnitur

Facebook baru saja mengakuisisi GrokStyle, sebuah startup layanan belanja furnitur yang menggunakan teknologi online. Akuisisi ini merupakan salah satu langkah terbaru Facebook dalam memasuki dunia
Asosiasi Lain - 19 Februari 2019 17:55:51 wib

idEA: Indonesia bakal Jadi Market e-commerce Terbesar

Asosiation e-Commerce Indonesia (idEA) menilai Indonesia akan menjadi pemain besar dalam perdagangan berbasis online atau e-commerce di kawasan Asia Tenggara. Kondisi itu sudah mulai terlihat saat ini. "Kita
Jakarta - 19 Februari 2019 17:17:49 wib

Polda Metro: Banyak Korban, Hati-hati Gunakan Fintech Ilegal

Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap platfom layanan peminjaman uang tunai secara instan atau financial technology (fintech) ilegal karena sudah memakan banyak
Asosiasi Lain - 19 Februari 2019 16:46:11 wib

AKLP Desak Pemberlakuan SNI & Penurunan Harga Gas Industri

Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) mengakui potensi investasi industri kaca, terutama kaca lembaran bangunan dan otomotif sangat potensial. Pasalnya, industri properti dan otomotif di Indonesia menjadi sektor
Teknologi - 19 Februari 2019 15:37:45 wib

Instagram Uji Coba Stiker Donasi di Fitur Story

Instagram bereksperimen dengan stiker donasi untuk fitur Stories-nya. Uji coba ini terlihat oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong. Fitur itu tampaknya mirip dengan apa yang ditawarkan Facebook, yakni alat
Teknologi - 19 Februari 2019 15:33:03 wib

SHARP Hadirkan Televisi Aquos 8K

Kemampuan SHARP Indonesia dalam meningkatkan pangsa pasar produk TV memberikan hasil yang memuaskan. Beragam strategi dijalankan mulai dengan menawarkan ragam pilihan ukuran TV, lokal fitur yang sesuai dengan kultur
Gadget - 19 Februari 2019 14:39:33 wib

Sony Xperia XZ4 Benamkan Layar CinemaWide

Para leakers dengan penuh percaya diri memperkenalkan prediksi mereka tentang desain Smartphone premium terbarunya: Xperia XZ4. Tapi Sony justru malu-malu memperkenalkan konsepnya tentang smartphone yang menjauh dari
Teknologi - 19 Februari 2019 14:10:50 wib

Perkuat Layanan, Inovasi Suzuki Auto Valeu via Digital

Guna meningkatkan layanan kepada para pelanggan Auto Value, layanan jual beli mobil bekas resmi Suzuki Indonesia hadir dengan tampilan situs dan fitur terbaru di www.AutoValue.co.id. Hadir dengan pengalaman mobile
Hiburan - 19 Februari 2019 13:00:20 wib

Game Final Fantasy 9 Meluncur di Nintendo Switch

Penerbit game asal Jepang, Square Enix, resmi meluncurkan game lawas konsol PlayStation generasi pertama, yakni Final Fantasy 9, di Nintendo Switch. Game tersebut sudah bisa diunduh di Nintendo eShop sejak 13 Februari
Makro - 19 Februari 2019 11:50:53 wib

63 Domain Pialang Berjangka Ilegal Diblokir

 Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah memblokir 63 domain pialang berjangka illegal pada awal tahun ini. Adapun sepanjang 2018, Bappebti telah memblokir 161 domain. Pemblokiran itu
Ekonomi - 19 Februari 2019 11:45:04 wib

Bea Cukai: Layanan Ekspor Impor Kini Bisa via Elektronik

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menerbitkan layanan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) berbasis elektronik (e-KITE) untuk memberi kemudahan dalam pemanfaatan fasilitas kepabeanan.
Teknologi - 19 Februari 2019 10:53:44 wib

ASUSPRO D540MC, PC Desktop Dirancang bagi Pelaku UKM

ASUS mengenalkan ASUSPRO D540MC, sPC desktop yang dirancang untuk pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Tampilan ASUSPRO D540MC memang tampak seperti PC desktop biasa, tapi ASUS merancang perangkat secara khusus agar
Otomotif - 19 Februari 2019 10:45:08 wib

2019, Hyundai Persembahkan The Grand Santa Fe

PT Hyundai Mobil Indonesia memulai tahun 2019 dengan menghadirkan varian terbaru dan teratas dari All New Hyundai Santa Fe yang dinamai The Grand Santa Fe. Varian baru itu dihadirkan kepada pecinta SUV di Indonesia
Teknologi - 19 Februari 2019 10:06:06 wib

Twitter Bakal Datangkan Fitur Serupa Snapchat

Twitter bakal mendatangkan fitur serupa Snapchat atau Instagram Stories. Fitur itu sekarang sedang diuji coba dengan nama "News Camera". Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengunggah foto atau video pendek
Gadget - 19 Februari 2019 09:56:19 wib

Di Indonesia, Galaxy S10 Bisa Dipesan mulai 22 Februari

  Samsung bakal merilis flagship terbarunya yakni seri Galaxy S10, pada 20 Februari 2019 di San Francisco, AS, atau 21 Februari 2019 waktu Indonesia. Satu hari setelah peluncuran resminya, fans Samsung Galaxy
Teknologi - 18 Februari 2019 17:28:18 wib

Apple Ancang-ancang Sematkan Chip Snapdragon ke iPhone

Apple mengonfirmasi kabar soal rencana mereka menjual iPhone model lawas yang diotaki chip Snapdragon besutan Qualcomm. Namun, produk iPhone tersebut tak akan dijual secara global, melainkan hanya untuk pasar Jerman
Teknologi - 18 Februari 2019 16:07:08 wib

Fitur Direct Message Instagram di Versi Web Diujicoba

Fitur media sosial Instagram masih terbilang minimalis untuk versi platform webnya. Namun, kini Instagram sedang menguji coba fitur direct message untuk platform Instagram Web. Dengan fitur ini, pengguna Instagram bisa
Makro - 18 Februari 2019 15:02:45 wib

Menkeu Sri Mulyani Dorong Perkembangan Unicorn di Indonesia

Istilah unicorn menjadi populer bahkan viral di media sosial, setelah dilontarkan capres Joko Widodo (Jokowi) dalam perhelatan Debat Pilpres kedua, Ahad malam. Menjadi ramai diperbincangkan, karena capres Prabowo
Kadin - 18 Februari 2019 14:48:17 wib

Kadin Minta Capres-Cawapres Teken Komitmen Energi Baru Terbarukan

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) meminta kedua pasang calon presiden dan calon wakil presiden untuk menandatangani komitmen pengembangan Energi Baru Terbarukan setelah hasil debat kedua yang digelar pada
Gadget - 18 Februari 2019 14:35:25 wib

Samsung Galaxy Tab S5e, Hadirkan Tablet Terbaru, Tertipis & Teringan

Samsung baru saja meluncurkan tablet teranyar mereka bernama Galaxy Tab S5e di Korea Selatan. Hadir dengan bodi logam setebal 5,5mm dan bobot 400 gram, Samsung mengklaim Galaxy Tab S5e sebagai tablet dengan layar 10,5
Teknologi - 18 Februari 2019 13:55:52 wib

Pengguna iOS Akhirnya Kebagian WhatsApp Business

Setelah meluncur dalam versi Android pada 2018, kini WhatsApp Business hadir untuk pengguna iOS dalam versi beta. Fungsinya sama seperti WhatsApp standar, hanya saja dilengkapi beberapa fitur untuk menunjang
Teknologi - 18 Februari 2019 13:13:27 wib

GreatEdu, Aplikasi Pendidikan Karya Pemuda Indonesia

Sejumlah anak muda Indonesia meluncurkan aplikasi pendidikan untuk menjawab tantangan di era revolusi industri 4.0. Aplikasi tersebut dapat mempermudah transfer pengetahuan dan kemampuan, khususnya di bidang
Teknologi - 18 Februari 2019 12:34:57 wib

Samsung Galaxy Tab A 10.1 2019 Menggebrak Jerman

Mobile World Congress (MWC) 19 masih sepekan lagi. Samsung pun sudah menempatkan diri sebagai berita utama dengan beberapa pengumuman perangkat barunya. Pabrikan manufaktur asal Korea Selatan itu sendiri sudah
Olahraga Lainnya - 18 Februari 2019 11:51:54 wib

NBA All-Star: LeBron Tumbangkan Giannis

Tim LeBron berhasil mengalahkan Tim Giannis dengan skor 178-164 dalam laga NBA All-Star yang berlangsung di Spectrum Center, Senin (18/02) dini hari. Tim LeBron sempat tertinggal cukup jauh di kuarter pembuka. Tim yang
Perbankan - 18 Februari 2019 11:27:49 wib

OJK Gencar Berantas Fintech Ilegal

Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, terdapat 635 perusahaan finance technologi (fintech) yang tidak terdaftar alias ilegal, dan sebanyak 231 di antaranya sudah ditutup izinnya oleh
Balap - 18 Februari 2019 11:03:28 wib

Didukung Ayoomall.com, MDO Ajudan Pribadi Incar Semua Gelar Balap

Menghadapi musim kompetisi baru, tim balap MDO Ajudan Pribadi mencanangkan target tinggi, yakni memenangi seluruh balapan. Tidak hanya itu, mereka juga ingin mencuri perhatian para pencinta balap
Migas - 18 Februari 2019 11:03:25 wib

Harga Minyak Global Sentuh Level Tertinggi

Harga minyak naik ke level tertinggi sejak November 2018 di perdagangan Asia pada Senin (18/2) pagi. Harga minyak global terangkat oleh pengurangan pasokan yang dipimpin OPEC serta sanksi-sanki AS terhadap Iran dan
Teknologi - 18 Februari 2019 10:52:24 wib

Tips Simple Merawat Laptop

Merawat itu sebuah kewajiban. Apalagi merawat laptop. Jangankan rusak apalagi sampai hilang, tergores sedikit saja rasanya sangat sayang sekali. Pernahkah kamu merasa seperti ini?. Karena itu, perhatian sangat ekstra