Ketua Umum ALFI Dorong Reformasi Logistik Lewat 4 Pilar

Yulistyo Pratomo
12 Desember 2017
Share Via

Mahalnya biaya logistik menjadi satu dari sekian sorotan utama yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu pula yang dijadikan titik perhatian Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI).

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ALFI tengah mendirik upaya mereformasi logistik melalui empat pilar. Keempatnya antara lain harmonisasi regulasi dan deregulasi, pembangunan infrastruktur, kebijakan fiskal dan moneter serta pendidikan.

"Memang orang banyak bicara mengenai logistik, karena logistik ini berkaitan dengan seluruh sendi-sendi kehidupan yang namanya kebutuhan pokok, yang namanya kebutuhan primer, sekunder dan kaitan bidang logistik, walaupun sekarang kita juga tahu logistik adalah bagian dari mata rantai pasok atau supply chain," kata Ketua Umum ALFI, Lukki Nugrahawan Hanafi, saat berbincang dengan Ayooberita.com di kantornya, sepekan lalu.

Sejauh ini, biaya logistik di Indonesai mencapai 23,7 persen. Dalam dua tahun mendatang, Yukki menargetkan agar biaya tersebut bisa turun sampai 21 persen, atau bahkan sampai 19 persen pada tahun 2019.

"Tidak mustahil biaya logistik kita bisa akan turun menjadi 19 persen. Itu bukan persoalan gampang, tapi mestinya dengan kita lakukan kerja besar dan mempunyai komitmen dengan para pelaku, termasuk di sini juga pemerintah, kita bisa mencapai angka 19 persen pada 2019," paparnya.

Tapi untuk melakukannya tidak mudah, karena masih adanya ego sektoral antar kementerian. Alhasil, pencanangan target Indonesia national single window baru teraplikasikan di tiga kementerian dari 13 kementerian/lembaga yang sudah ada.

Berikut petikan wawancara Ayooberita.com dengan Yukki Hanafi:

Logistik saat ini tengah menjadi perbincangan banyak pihak di tengah mahalnya biaya yang harus dikeluarkan pengusaha untuk memastikan pengiriman sampai di tujuan. Apa yang dilakukan ALFI untuk mendorong turunnya biaya logistik tersebut?

Kalau bicara logistik, DPP ALFI itu sebuah organisasi yang kita memang mempunyai Kepmen dan Permen, jadi saya enggak akan terlalu masuk ke sana. Jadi kita di pengurusan 2014-2019 mendorong apa yang disebut dengan logistic reform itu ada 4 pilar, pertamas adalah harmonisasi regulasi dan deregulasi; dan yang kedua adalah pembangunan infrastruktur, ini ada hard infrastructure dan soft infrastructure, yang hard infrastructure ini adalah pembangunan fisik. Ini pun ada dua, ada yang bersifat optimalisasi, ada juga yang bersifat pengembangan yang sudah ada. Yang kedua adalah membangun yang baru, pembangunan-pembangunan ada beberapa hal, satu misalnya pembangunan pelabuhan, dua pembangunan infrastruktur bandara-bandara, ketiga adalah pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, kereta api yang khusus kaitan dengan angkutan barang. Nah, kalau soft infrastructure ini berkaitan dengan informasi teknologi ya, informasi teknologi ini antara lain ialah bagaimana kita mendorong pelabuhan-pelabuhan di Indonesia menjadi pelabuhan-pelabuhan yang smart port terus juga termasuk bandara-bandara. Lalu yang ketiga kebijakan fiskal dan moneter, yang keempat pendidikan. Kita fokus di empat pilar tadi.

Memang orang banyak bicara mengenai logistik, karena logistik ini berkaitan dengan seluruh sendi-sendi kehidupan yang namanya kebutuhan pokok, yang namanya kebutuhan primer, sekunder dan kaitan bidang logistik walaupun sekarang kita juga tahu logistik adalah bagian dari mata rantai pasok atau supply chain. Makanya kita juga berikan komentar mengenai pemerintah, komentar telah terjadi shifting antara market yang berkaitan dengan offline ke online walaupun kita melihat sebenarnya ada terjadi pelambatan dari sisi ekonomi, tapi eranya sekarang sudah era ke sana, jadi kita melihat bahwa salah satu Permenhub Nomor 49 yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan tahun 2017 ini kita bahkan sudah mengadopsi, memasukkan, mengusulkan kepada pemerintah dan sudah ada yang kita sebut dengan e-logistic. Jadi kalau di orang kan udah ada tuh online gitu ya, tapi kan untuk barang mungkin belum banyak masyarakat belum tahu, kita sudah memasukkan, jadi dengan suatu izin kita sudah memasukkan hampir di semua kegiatan berkaitan dengan kegiatan pengiriman barang. Itu yg perlu saya sampaikan, intinya ada di situ.

Jadi walaupun kita juga sama-sama tahu biaya logistik di indonesia ini kan masih tinggi, kalau data kami itu per tahun ini logitik kita dari hasil research DPP ALFI itu masih 23,7 persen, dengan pembangunan infrastruktur yang saya sampaikan di atas itu bisa mencapai angka 21 persen pada 2019. Kalau bisa menyelesaikn masalah harmonisasi regulasi pemerintah pusat dengan daerah, pemerintah daerah dengan daerah, terus masalah perizinan, Indonesia national window, persoalan masalah ekspor dan impor, terus juga menjadikan smart port dan smart airport, tidak mustahil biaya logistik kita bisa akan turin menjadi 19 persen. Itu bukan persoalan gampang, tapi mestinya dengan kita lakukan kerja besar dan mempunyai komitmen dengan para pelaku, termasuk di sini juga pemerintah, kita bisa mencapai angka 19 persen pada 2019.

23,7 Persen ini hasil research kita, terus 2019 dikaitkan dengan pembangunan infrastruktur ke angka 21 persen, bahkan sebetulnya bisa 19 persen kalau masalah harmonisasi regulasi, deregulasi 16 paket yang sudah dikeluarkan pemerintah berkaitan dengan logistik bisa diimplementasikan secara maksimal, terus juga kita menciptakan sistem digital di pelabuhan-pelabuhan kita, airport. Terus juga termasuk bagaimana kelancaran arus jalan tol ini semakin baik karena beberapa ruas tol kan bukannya semakin baik api semakin macet. Kita juga enggak menyalahkan pemerintahan sekarang dengan telatnya pembangunan di sekitar Cikampek, juga ada salah satu pelabuhan besar yang akan dibangun yaitu pelabuhan Patimbang. Kita harapkan itu juga menjadi suatu pelabuhan yang tingkat efisiensi yang tinggi karena melalui akses yang langsung melalui dari daerah beberapa kawasan area industri terhadap pelabuhannya. Jadi memang akan banyak terjadi perubahan, bahkan Bill Gates sendiri dalam tulisannya menyampaikan masa depan salah satu bisnis yang baik itu adalah orang yang bergerak di logistik, pengiriman barang itu sekarang coba bayangkan di kita kan bersaing bukan di antara kita sesama anak bangsa, tapi kita juga bersaing dengan negara-negara lain.

Nah bagaimana memenangkan persaingan ini karena di Asean itu, di Asia itu, Asean adalah nomor ketiga kekuatan perdagangannya nomor 3. Indonesia di Asean itu mempunyai posisi yang sangat strategis dengan jumlah penduduk 40 persen, majority daripada penduduk yang ada di Asean. Nah kita mau jadi penonton atau kita mau jadi pemain, kita mau jadi produsen atau kita hanya jadi target market, ya kan salah satu yang bisa menaikkan daya saing bangsa ini melalui dengan logistik yang efisien dan efektif.

Proses apa saja yang sudah dijalankan ALFI untuk mencapai target itu?

Kalau bicara DPP ALFI seluruh indonesia ada di 31 provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah anggota kita 3.212. 3.212 Anggota ini terdiri dari perusahaan kecil, menengah, besar maupun juga PMA.

Nah, oleh karena itu kita dorong teman-teman untuk masuk dalam proses digitalisasi ini untuk melakukan efisiensi-efisiensi, selain itu kalau di antara pelaku usaha itukan sudah berkompetisi, nah kita harus lihat juga dari sisi pemerintah, pemerintah ini kan bertanggung jawab untuk membangun infrastuktur, walaupun infrastruktur itu kan juga mengikutsertakan swasta, swasta itu juga kan ada dua, ada swasta nasional, ada badan usaha milik negara, ada juga koperasi dan lain-lain.

Jadi untuk infrastruktur ada swasta nasional serta BUMN, makanya kita mendorong untuk percepatan pembangunan infrastruktur tapi jangan terjebak di infrastruktur, information technology ini kami juga mendorong agar sesuatunya bisa lebih efisien, bisa lebih efektif dan cepat. Dan di logistik kita bicara safety dan security, ini kan sangat penting bagaimana pengemudi mengendarai unit di jalan itu tidak banyak ada hambatan-hambatan, bagaimana pelabuhan itu bisa berjalan dengan lancar. Presiden sendiri kan mengatakan proses dwelling time, satu contohnya saya selalu bilang juga walaupun dwelling time itu bukan merupakan satu-satunya yang mengakibatkan biaya logistik tinggi bahkan proses dwelling time bisa menambah biasa logistik itu sendiri.

Nah ini kan semuanya prosesnya kita dorong untuk dilakukan perbaikan, tapi arahnya sudah betul. Yang menjadi permasalahan kita itu masalah ego sektoral, ego sektoral ini sangat tinggi terutama di pemerintahan, di kementerian. Kalau pelaku usahanya sendiri kan sudah bersaing ya kan, siapa yang mempunyai pelayanan lebih baik, siapa yang mempunyai pelayanan efisien dan efektif dan semua pelaku usaha pasti menginginkan barang itu semuanya cepat sampai tujuan. Kenapa kalau barangnya sampai tempat tujuan berarti semakin cepat dia dibayar, logikanya kan sesederhana itu.

Nah ini masalah koordinasi pemerintah, saya ambil contoh aja di Indonesia national single window sendiri itu baru ada tiga kementerian dari 13 lembaga/kementerian yang harus tergabung di portal itu, artinya apa? Masih ada sistem yang tidak langsung terintegrasi tapi harus sisi pengulangan dari sisi upload misalnya dengan beberapa kementerian teknis terkait, even yang perdagangan pun belum masuk baru rencananya tahun depan. Padahal kita bicara Indonesia national single window itu sejak 2007 sudah ada. Sayang, kita salah satu yang pertama di Asean ini tapi dalam hal implementasinya lambat, memang tidak mudah membangun indonesia saya selalu tidak selalu membandingkan kita dengan Singapura, karena Singapura itu kan sangat kecil, cuma satu kota, satu airport sama satu pelabuhan dan merekakan transitment. Kalau kita dari segi geografis juga di bawah nih, paling ujung Asean, walaupun kita juga masih ada Australia sama New Zealand.

Nah, oleh karena orang masih fokus terhadap containerize expor mulai kontainer, impor mulai kontainer padahal eksport terbesar kita itu adalah oil and gas, mineral, masih banyak juga hambatan-hambatan di sana yang perlu diperbaiki, terjadi beberapa OTT terkait dengan pungli di sana, baru-baru ini di Samarinda. Nah itu saya lihat bukan hanya terjadi di Samarinda aja, jadi ada di beberapa kota. Ini jg harus menjadi perhatian kita bersama. Tantangan lainnya ini dengan modernisasi berubah dari orang ke alat, kan banyak juga ini yang tidak semua teman-teman bisa menerima ini, kan harus ada sosialisasi dari pemerintah. Kalau misal terjadi pengurangan pengangguran atau misal orang yang berhenti yang tadinya melalui mekanis terus sekarang menjadi digital, itu kan sekarang harus dipersiapkan ke mana mereka nanti bekerja, jadi ini yang menurut saya menjadi pekerjaan rumah besar kalau mau biaya logistik kita menjadi 19 persen. 19 Persen itu menurut sya sudah sangat luar biasa, akan menaikkan posisi Indonesia yang berkaitan dengan eksport dan import itu akhirnya menjadikan kita lebih berdaya saing.

Jadi bukan bicara manfaat logistik itu apa tapi dengan biaya logistik yang efisien dan efektif itu akan menaikkan daya saing bangsa, belum lagi kita bicara urban logistic. Bulan lalu ALFI baru bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada, menetapkan lima kota, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Medan dan Makassar, bayangkan 2025 diperkirakan jumlah penduduk Indonesia itu akan mencapai 290 juta. Kalau melihat Jakarta sebagai ibu kota negara dengan jumlah penduduk yang siangnya 12 juta, malamnya 9 juta. Kalau misalnya pertumbuhannya itu, katakan lah 10-20 persen pada 2025, jumlah penduduk Jakarta akan mencapai 15 juta pada siang hari. Bagaimana suplai kebutuhan akan makanannya, bagaimana suplai kebutuhan pokoknya, bagaimana suplai-suplai untuk pembangunan mereka tinggal dan sekitarnya, terus bagaimana ini kota-kota pendukungnya. Ini kan harus dipersiapkan.

Oleh karena itu, kami melakukan studi dan kita juga melakukan kerja sama dengan pemda terkait, dengan Gajah Mada. Terus DPP ALFI dengan beberapa asosiasi lain kami juga, menko perekonomian juga bekerja sama dengan, kalau enggak salah dengan Temasek Foundation dari Singapura, berikut SU, Singapore University. Jadi logistik ini sangat penting, kenapa? Karena menyentuh setiap sendi-sendi kehidupan yang ada, yang berkaitan dengan pengiriman barang. Belum lagi sekarang, yang tadi saya bilang di awal pola perdagangan offline ke online, sekarang ini masih barang-barang tertier, bukan kebutuhan pokok Di Amerika sekarang begitu banyak toko besar mulai tutup, terutama toko-toko yang menjual barang-barang primer, beras, gula. Pada akhirnya karena penduduk metropolitan itu semakin hari semakin padat, macet, orang males lagi berangkat untuk ke toko dan itu tidak menutup kemungkinan 2-3 tahun yang akan datang akan terjadi di ibu kota negara kita ini.

Saya mengambil contoh ya, salah satu, hub-nya Alibaba itu ada di Malaysia. Salah satu jargonnya kalau mas kirim seluruh barang dari seluruh negara Asean ini maksimal dalam satu hari sudah sampai ke kita. Gimana kalau kita pesen di Jakarta, bisa enggak satu hari sampai rumah kita, kan belum tentu. Nah ini daya saing kita, daya saing kita seperti apa, jadi urban city, logistik itu menjadi sangat penting karena menampung kegiatan, kita juga setuju dari pemerintah pusat di mana mendorong ekonomi dari pinggir ke tengah, terus baru ke pusat, kan seperti itu. Tapi sampai hari ini kegiatan ekonomi 60 persen masih ada di Jakarta, jadi tugas gubernur Jakarta, wakil gubernur Jakarta itu dengan segala problematikanya tidak mudah.

Kita juga mendorong nih, bagaimana Jakarta bisa menjadi contoh kota baik menjadi lebih baik. Karena sebagai etalase dari pada Indonesia, itu yang menjadi tantangan besar kita bersama. Jadi selain logistik, kita bicara e-logistic, logistik ini saya bagi tiga lagi, logistik ini ada yang namanya contract logistic, ada lagi yang namanya pengangkutan melalui udara dan laut, dibagi lagi ada internasional dan domestik. Semua itu harus menjadi satu kesatuan dalam satu perencanaan besar yang harus dilakukan pemerintah dalam waktu ke depan.

Kita berasa sudah memperbaiki diri, tapi negara-negara tetangga kita di seputar Asean jangan-jangan bisa lebih cepat dari kita. Nah kalau kita kalah kecepatan dari mereka, kita masing ngomong deregulasi, mereka sudah sudah mulai, kita mengeluarkan deregulasi mereka menderegulasi sendiri aturan di negaranya. Makanya kita ini jangan kebanyakan seminar, kadang-kadang satu keputusan yang dikeluarkan pemerintah pusat, pemerintah daerah itu tidak perlu semua dimediakan, karena semua kebijakan suatu pemerintah pusat dan daerah itu akan menjadi dan dilihat negara-negara pesaing kita.

Memang kita satu rumah di Asean, tapi yang namanya tetangga kan juga persaingan itu ada, jangankan negara, kita pun dengan tetangga kita pun kadang-kadang ada persaingan. Nah itu yang menurut saya kita harus punya komitmen besar, komitmen besar dari siapa, dari seluruh stakeholder. Presiden bicara logistik, wakil presiden bicara logistik, hampir semua menteri bicara mengenai biaya logistik, tapi tidak semua yang namanya gubernur, wali kota, bupati yang mengerti logistik, mata rantai pasok.

Saya ambil contoh hal sederhana saja, misal cabe diproduksi banyak di Lembang tapi harga beli di pasarnya dibandung lebih mahal daripada kita beli di Jakarta. Nah ini mata rantai pasok ini yang perlu diperbaiki, saya banyak berharap juga karena Jakarta bisa menjadi contoh, salah satunya pelabuhan terbesar itu, pak gubernur, pak wakil gubernur ini bisa juga memberikan satu contoh besar di mana posisi daripada logistik Jakarta ini bisa lebih baik dibanding daerah lain.

Kenapa? Karena Jakarta kan enggak punya pertanian, tapi di Jakarta harus memiliki semua jenis komoditinya karena dibutuhkan, ya kan? Apakah itu yang nasional, apakah itu juga yang impor, dan juga beberapa produk UKM yang perlu kita berikan terobosan itu, karena apapun kelancaran sebuah pelabuhan, airport di dareah manapun yang akan mencapai pertumbuhan ekonomi di Jakarta itu melalui logistik dan transportasi, kelancaran membangun infrastruktur, barang masuk ke tengah, keluar dari jalan tidak menimbulkan kemacetan. Jadi kalau kita bisa selesaikan Jakarta bicara urban logistic, daerah lain pasti bisa selesai, daerah lain malah lebih lengkap kok, bagaimana produk-produk dari desa ke kota, dari kita antar provinsi, kalau ada lebih baru untuk di ekspor itu yang harus dipakai. (TYO)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

Berikan komentar terkait berita ini

BERITA LAINNYA

Asosiasi Lain - 19 Februari 2019 17:55:51 wib

idEA: Indonesia bakal Jadi Market e-commerce Terbesar

Asosiation e-Commerce Indonesia (idEA) menilai Indonesia akan menjadi pemain besar dalam perdagangan berbasis online atau e-commerce di kawasan Asia Tenggara. Kondisi itu sudah mulai terlihat saat ini. "Kita
Jakarta - 19 Februari 2019 17:17:49 wib

Polda Metro: Banyak Korban, Hati-hati Gunakan Fintech Ilegal

Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap platfom layanan peminjaman uang tunai secara instan atau financial technology (fintech) ilegal karena sudah memakan banyak
Asosiasi Lain - 19 Februari 2019 16:46:11 wib

AKLP Desak Pemberlakuan SNI & Penurunan Harga Gas Industri

Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) mengakui potensi investasi industri kaca, terutama kaca lembaran bangunan dan otomotif sangat potensial. Pasalnya, industri properti dan otomotif di Indonesia menjadi sektor
Teknologi - 19 Februari 2019 15:37:45 wib

Instagram Uji Coba Stiker Donasi di Fitur Story

Instagram bereksperimen dengan stiker donasi untuk fitur Stories-nya. Uji coba ini terlihat oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong. Fitur itu tampaknya mirip dengan apa yang ditawarkan Facebook, yakni alat
Teknologi - 19 Februari 2019 15:33:03 wib

SHARP Hadirkan Televisi Aquos 8K

Kemampuan SHARP Indonesia dalam meningkatkan pangsa pasar produk TV memberikan hasil yang memuaskan. Beragam strategi dijalankan mulai dengan menawarkan ragam pilihan ukuran TV, lokal fitur yang sesuai dengan kultur
Gadget - 19 Februari 2019 14:39:33 wib

Sony Xperia XZ4 Benamkan Layar CinemaWide

Para leakers dengan penuh percaya diri memperkenalkan prediksi mereka tentang desain Smartphone premium terbarunya: Xperia XZ4. Tapi Sony justru malu-malu memperkenalkan konsepnya tentang smartphone yang menjauh dari
Teknologi - 19 Februari 2019 14:10:50 wib

Perkuat Layanan, Inovasi Suzuki Auto Valeu via Digital

Guna meningkatkan layanan kepada para pelanggan Auto Value, layanan jual beli mobil bekas resmi Suzuki Indonesia hadir dengan tampilan situs dan fitur terbaru di www.AutoValue.co.id. Hadir dengan pengalaman mobile
Hiburan - 19 Februari 2019 13:00:20 wib

Game Final Fantasy 9 Meluncur di Nintendo Switch

Penerbit game asal Jepang, Square Enix, resmi meluncurkan game lawas konsol PlayStation generasi pertama, yakni Final Fantasy 9, di Nintendo Switch. Game tersebut sudah bisa diunduh di Nintendo eShop sejak 13 Februari
Makro - 19 Februari 2019 11:50:53 wib

63 Domain Pialang Berjangka Ilegal Diblokir

 Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah memblokir 63 domain pialang berjangka illegal pada awal tahun ini. Adapun sepanjang 2018, Bappebti telah memblokir 161 domain. Pemblokiran itu
Ekonomi - 19 Februari 2019 11:45:04 wib

Bea Cukai: Layanan Ekspor Impor Kini Bisa via Elektronik

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menerbitkan layanan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) berbasis elektronik (e-KITE) untuk memberi kemudahan dalam pemanfaatan fasilitas kepabeanan.
Teknologi - 19 Februari 2019 10:53:44 wib

ASUSPRO D540MC, PC Desktop Dirancang bagi Pelaku UKM

ASUS mengenalkan ASUSPRO D540MC, sPC desktop yang dirancang untuk pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Tampilan ASUSPRO D540MC memang tampak seperti PC desktop biasa, tapi ASUS merancang perangkat secara khusus agar
Otomotif - 19 Februari 2019 10:45:08 wib

2019, Hyundai Persembahkan The Grand Santa Fe

PT Hyundai Mobil Indonesia memulai tahun 2019 dengan menghadirkan varian terbaru dan teratas dari All New Hyundai Santa Fe yang dinamai The Grand Santa Fe. Varian baru itu dihadirkan kepada pecinta SUV di Indonesia
Teknologi - 19 Februari 2019 10:06:06 wib

Twitter Bakal Datangkan Fitur Serupa Snapchat

Twitter bakal mendatangkan fitur serupa Snapchat atau Instagram Stories. Fitur itu sekarang sedang diuji coba dengan nama "News Camera". Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengunggah foto atau video pendek
Gadget - 19 Februari 2019 09:56:19 wib

Di Indonesia, Galaxy S10 Bisa Dipesan mulai 22 Februari

  Samsung bakal merilis flagship terbarunya yakni seri Galaxy S10, pada 20 Februari 2019 di San Francisco, AS, atau 21 Februari 2019 waktu Indonesia. Satu hari setelah peluncuran resminya, fans Samsung Galaxy
Teknologi - 18 Februari 2019 17:28:18 wib

Apple Ancang-ancang Sematkan Chip Snapdragon ke iPhone

Apple mengonfirmasi kabar soal rencana mereka menjual iPhone model lawas yang diotaki chip Snapdragon besutan Qualcomm. Namun, produk iPhone tersebut tak akan dijual secara global, melainkan hanya untuk pasar Jerman
Teknologi - 18 Februari 2019 16:07:08 wib

Fitur Direct Message Instagram di Versi Web Diujicoba

Fitur media sosial Instagram masih terbilang minimalis untuk versi platform webnya. Namun, kini Instagram sedang menguji coba fitur direct message untuk platform Instagram Web. Dengan fitur ini, pengguna Instagram bisa
Makro - 18 Februari 2019 15:02:45 wib

Menkeu Sri Mulyani Dorong Perkembangan Unicorn di Indonesia

Istilah unicorn menjadi populer bahkan viral di media sosial, setelah dilontarkan capres Joko Widodo (Jokowi) dalam perhelatan Debat Pilpres kedua, Ahad malam. Menjadi ramai diperbincangkan, karena capres Prabowo
Kadin - 18 Februari 2019 14:48:17 wib

Kadin Minta Capres-Cawapres Teken Komitmen Energi Baru Terbarukan

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) meminta kedua pasang calon presiden dan calon wakil presiden untuk menandatangani komitmen pengembangan Energi Baru Terbarukan setelah hasil debat kedua yang digelar pada
Gadget - 18 Februari 2019 14:35:25 wib

Samsung Galaxy Tab S5e, Hadirkan Tablet Terbaru, Tertipis & Teringan

Samsung baru saja meluncurkan tablet teranyar mereka bernama Galaxy Tab S5e di Korea Selatan. Hadir dengan bodi logam setebal 5,5mm dan bobot 400 gram, Samsung mengklaim Galaxy Tab S5e sebagai tablet dengan layar 10,5
Teknologi - 18 Februari 2019 13:55:52 wib

Pengguna iOS Akhirnya Kebagian WhatsApp Business

Setelah meluncur dalam versi Android pada 2018, kini WhatsApp Business hadir untuk pengguna iOS dalam versi beta. Fungsinya sama seperti WhatsApp standar, hanya saja dilengkapi beberapa fitur untuk menunjang
Teknologi - 18 Februari 2019 13:13:27 wib

GreatEdu, Aplikasi Pendidikan Karya Pemuda Indonesia

Sejumlah anak muda Indonesia meluncurkan aplikasi pendidikan untuk menjawab tantangan di era revolusi industri 4.0. Aplikasi tersebut dapat mempermudah transfer pengetahuan dan kemampuan, khususnya di bidang
Teknologi - 18 Februari 2019 12:34:57 wib

Samsung Galaxy Tab A 10.1 2019 Menggebrak Jerman

Mobile World Congress (MWC) 19 masih sepekan lagi. Samsung pun sudah menempatkan diri sebagai berita utama dengan beberapa pengumuman perangkat barunya. Pabrikan manufaktur asal Korea Selatan itu sendiri sudah
Olahraga Lainnya - 18 Februari 2019 11:51:54 wib

NBA All-Star: LeBron Tumbangkan Giannis

Tim LeBron berhasil mengalahkan Tim Giannis dengan skor 178-164 dalam laga NBA All-Star yang berlangsung di Spectrum Center, Senin (18/02) dini hari. Tim LeBron sempat tertinggal cukup jauh di kuarter pembuka. Tim yang
Perbankan - 18 Februari 2019 11:27:49 wib

OJK Gencar Berantas Fintech Ilegal

Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, terdapat 635 perusahaan finance technologi (fintech) yang tidak terdaftar alias ilegal, dan sebanyak 231 di antaranya sudah ditutup izinnya oleh
Balap - 18 Februari 2019 11:03:28 wib

Didukung Ayoomall.com, MDO Ajudan Pribadi Incar Semua Gelar Balap

Menghadapi musim kompetisi baru, tim balap MDO Ajudan Pribadi mencanangkan target tinggi, yakni memenangi seluruh balapan. Tidak hanya itu, mereka juga ingin mencuri perhatian para pencinta balap
Migas - 18 Februari 2019 11:03:25 wib

Harga Minyak Global Sentuh Level Tertinggi

Harga minyak naik ke level tertinggi sejak November 2018 di perdagangan Asia pada Senin (18/2) pagi. Harga minyak global terangkat oleh pengurangan pasokan yang dipimpin OPEC serta sanksi-sanki AS terhadap Iran dan
Teknologi - 18 Februari 2019 10:52:24 wib

Tips Simple Merawat Laptop

Merawat itu sebuah kewajiban. Apalagi merawat laptop. Jangankan rusak apalagi sampai hilang, tergores sedikit saja rasanya sangat sayang sekali. Pernahkah kamu merasa seperti ini?. Karena itu, perhatian sangat ekstra
Gadget - 18 Februari 2019 10:24:58 wib

Redmi Pastikan Smartphone Baru dengan Snapdragon 855

Xiaomi dipastikan bakal meluncurkan smartphone terbarunya, Mi 9, pada 20 Februari 2019. Berbekal Snapdragon 855, perangkat ini bakal menjadi satu dari beberapa deretan smartphone Xiaomi berbekal prosesor terbaru milik
Gadget - 18 Februari 2019 09:48:13 wib

OPPO F11 Pro Gunakan Kamera Selfie Pop-up

Melalui cuitan di akun Twitter resminya, OPPO membenarkan meng-upgrade seri F dengan menghadirkan smartphone berkamera pop-up F11 Pro. Akun resmi @oppo mengunggah video berdurasi tiga detik menampilkan kamera pop-up,
Hipmi - 16 Februari 2019 10:46:07 wib

Tragis! Pendaftaran Caketum BPP Hipmi Tak Ada Peminat

Masa pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) berakhir kemarin, Kamis (14/2/2019). Hingga penutupan, tidak ada satu pun pendaftar. Hal itu dibenarkan oleh