Pinpin Bhaktiar, Tak Harus Pengusaha, Pekerja Bisa Jadi Entrepreneur

Yulistyo Pratomo
15 Maret 2018
Share Via

Bicara soal entrepreneurship seakan tiada habisnya. Sejumlah ahli juga mencoba mencari arti atau memaparkan apa itu entrepreneur dan siapa yang bisa disebut sebagai entrepreneur.

Pada 2017 lalu, pertumbuhan entrepreneur di Indonesia sendiri masih kurang dari 4 persen berdasarkan standar dari Bank Dunia, yakni sebesar 3,31 persen. Jumlah ini masih kalah dengan negara-negara tetangga seperti Singapura (7%), Malaysia (5%), dan Thailand (4%).

Founder Entrepreneur Club Indonesia (ECI), Pinpin Bhaktiar, ada empat faktor yang membentuk seseorang menjadi entrepreneur, antara lain peluang, management, networking dan pengetahuan. Keempatnya saling terkait dan terpadu, jika satu tidak dilakukan maka yang ada hanya sebuah kerugian.

Baginya, entrepreneur itu belum tentu seorang pengusaha. Tetapi seorang pekerja, atau karyawan, bisa juga disebut seorang entrepreneur bila dia memiliki tujuan dan satu pemahaman dengan pemilik perusahaan.

Nah, seperti apa sih entrepreneur itu sendiri bagi seorang Pinpin? Berikut wawancara eksklusif jurnalis Ayooberita.com, Yulistyo Pratomo dengan Pinpin Bakhtiar di sebuah lokasi di Jakarta Selatan:

Dalam sebuah catatan ternyata jumlah entrepreneur kita masih kalah dengan negara-negara tetangga. Apa sih faktornya hingga entrepreneur kita belum mencapai jumlah sebesar angka yang ditetapkan oleh Bank Dunia, yakni 4 persen dari jumlah penduduk?

Kalau bicara entrepreneurs sendiri libatkan empat faktor ya, pertama itu peluang, yang kedua itu management, yang ketiga networking, satu lagi saya lupa apa. Jadi kalau bicara peluang semua entrepreneur itu sendiri lihat peluang, justru kenapa dia layak disebut entrepreneur, karena hidupnya melihat peluang secara insting. Jadi memang itu sudah satu isu saya pikir sudah enggak ada masalah, tapi yang namanya entrepreneur itu melihat peluang.

Tapi kalau ditanya permasalahannya apalagi, oh satu lagi pengetahuan. Masalahnya kalau menurut saya tinggal di tiga sisanya ya, pertama dari yang paling dulu lah, networking. Jadi menurut saya entrepreneur itu harus banyak temen, temen itu buat apa? Satu buat inspirasi lah, mau inspirasi baik, mau inspirasi enggak baik, kalau temennya sesama pengusaha sukses itu kan jadi inspirasi, termasuk kalau temennya sesama pengusaha ambruk nah itu juga inspirasi juga kan, jangan sampai kayak dia, gitu kan. Jadi network itu harus kuat, nanti ada sinergi-sinergi formal, join bisnis dan lainnya.

Terus yang kedua, apalagi yang dibutuhkan entrepreneurship itu adalah bicara tentang managerialship, jadi memang entreprenuer kita melek peluang, tetapi bisa jadi tidak melek tata kelola. Entrepreneur mana ada melihat tata kelola, yang penting ada barang, ada pasar nah gue jualan deh, nah ide bisnis deh. Tapi bicara tata kelola kan, gimana mengelola sebagai pemimpin, mengelola keuangan, segala macem itu memang masih masalah besar sih, karena mereka mau belajar tata kelola di mana? Entrepreneur itu kan senengnya cari duit, senengnya jual barang, kalau mau tata kelola, belajar management di mana? Sekolah bisnis, nah banyak yang enggak suka belajar management masuk sekolah bisnis, mereka sukanya cari uang, nah itu satu masalah. Sehingga bicara tata kelola itu masalah.

Yang ketiga memang bicara pengetahuan ya. Buat entrepreneu itu pengetahuan penting, karena bisnis kita sekarang segini, pengetahuan kita sekarang ya hanya untuk segini. Jadi misalnya bisnis kita ukurannya satu miliar sekarang, nah tata kelolanya hanya mampu untuk Rp 1 miliar, tiba-tiba tahun depan membesar bisnis kita menjadi Rp 30 miliar, sanggup enggak kita? Ya sanggup, cuma tergopoh-gopoh karena mindset kita belum ada di pengelolaan Rp 30 miliar, ya kita ngelola Rp 1 miliar otomatis mindset atau pikiran kita di Rp 1 miliar itu, makanya dengan sengaja entrepreneur itu harus menumbuhkan pengetahuannya, sehingga pengetahuannya yang Rp 1 miliar dia tumbuhkan jadi Rp 5 miliar, pengetahuannya sepadan dengan ukuran bisnis Rp 10 miliar, sehingga ketika bisnisnya tumbuh, ilmunya siap. Jadi tiga itu problemnya bicara tentang manajegerialship, bicara tentang netorking dan bicara pengetahuan.

90 Persen orang masih cari pekerjaan, mungkin kurang 10 persen atau kurang dari itu yang memiliki jiwa entrepreneur. Nah, bagaimana sih cara mengubah mindset orang agar bisa menjadi entrepreneur dan tidak lagi berpikiran untuk bekerja dengan orang lain?

Bagaimana orang yang bukan orang yang bukan entreprenur, orang yang bukan pengusaha niat jadi pengusaha kalau mau dijawab secara pendek menurut saya mereka harus bisa menemukan menjadi entrepreneur itu harus ada mindset yang happy, jadi menjadi entrepreneur itu suatu kegembiraan. Nah itu dulu menurut saya harus dipegang.

Kegembiraan seperti apa? Pertama banyak mindset yang salah, banyak orang yang bilang aku mau jadi entrepreneur untuk lebih kaya lagi, oh padahal enggak. Banyak kok entreprenur yang ambruk. So, temen-temen yang bukan entrepreneur mau jadi entrepreneur buang itu mindset menjadi orang kaya. Tidak, menjadi entrepreneur itu pilihan hidup gua, kalaupun gagal gua siap. Nah itu yang gue bilang mindset happy tadi, dia menjadi entrepreneur bukan buat menjadi orang kaya, menjadi entrepreneur adalah untuk menjadi keputusan hidupnya. Karena kalau bicara menjadi orang kaya, banyak entrepreneur yang ambruk kok. Survei game global entrepreneur monitoring, ini survei internasional, 20 persen entreprenur bangkrut kok di tahun pertama, jadi kalau ada 20 orang buka bisnis, tahun pertama pasti bangkrut kok dan seterusnya.

Tetapi buat apa sih jadi entrepreneur kalau bukan buat jadi kaya raya? Menjadi entreprenur tidak otomatis menjadi orang kaya tetapi menjadi entrepreneur kita memasuki dua dimensi unlimited potential grow. Apa itu? Potensi pertumbuhan tanpa batas. Potensi lho, bukan pertumbuhan tanpa batas tapi potensi. Unlimited potential grow, potensi pertumbuhan tanpa batas. Nah itu yang menggemberikan, kenapa menggembirakan? Karena ketika kita bekerja, kita kan ada pembatasan, struktur gaji, ukuran perusahaan, kebijakan perusahaan, kebijakan bos. Nah itukan yang menjadi batasan. Tetapi ketika menjadi entrepreneur tidak ada yang membatasi penghasilan kita, cuma PR-nya harus success, enggak success kan ambruk. Tetapi potensinya itu adalah tanpa batas, kalau kita lihat kan kayak Jack Ma, bagaimana mantan bahasa Inggris menjadi orang terkaya di China, kita lihat juga Nadiem, kita lihat sekarang kan nilai kekuatan perusahaannya kan GO-JEK hampir Rp 40 triliun, padahal kalau enggak salah modal awalnya kan sekitar Rp 5 miliar kan, jadi bagaimana transformasi dari non-entrepreneur menjadi entrepreneur saya mengatakan mindsetnya harus happy dulu.

Nah ini bagaimana caranya bisa mengubah mindset itu menjadi happy, apalagi memang banyak yang berpikir menjadi entrepreneur itu hanya untuk menjadi orang kaya?

Supaya happy, pertama dia harus bisa lihat menjadi entrepreneur itu adalah pilihan hidup. Satu pilihan hidup, yang kedua unlimited potential grow, potensi pertumbuhan tanpa batas, yang ketiga dia harus iklhas melihat menjadi entrepreneur dan menjadi pekerja sama mulianya. Yang jadi masalah ketika orang menganggap menjadi pekerja kemuliaannya di bawah menjadi pengusaha sehingga motivasi dia untuk menjadi pengusaha adalah untuk, agar memuliakan dirinya, padahal enggak, sama mulianya kok. Nah itu yang saya bilang kalau seseorang bisa rileks melihat itu. Menjadi pengusaha itu mulia, menjadi pekerja itu mulia. Orang-orang seperti itu kalau menjadi pengusaha bisa rileks, karena dia tidak punya kebutuhan, aku menjadi pengusaha supaya mulia, enggak. Ketika menjadi pekerja, dia juga tetap mulia, rileks aja, enggak harus jadi pengusaha juga enggak apa-apa.

Nah makanya kalau bicara entrepreneurship itu sebenarnya bicara motivasi entrepreneurship itu ada tiga, jadi entrepreneurship itu sebenarnya banyak definisinya, akhirnya para ahli bersepakat entrepreneurship itu tentang mindset sebenarnya, kalau saya suka sekali memegang definisi guru saya, namanya Pak Arian Nugroho, dia definisi entrepreneur itu adalah semangat kemandirian.

Jadi kalau kita melihat entrepreneurship itu sebagai mindset, jadi ketika kita mendengar motivasi entrepreneurship, kita bisa emngambil tiga pilihan. Jadi kayak mas Momo nih belum jadi pengusaha, tahu-tahu termotivasi jadi entrepreneurship menjadi pengusaha, mas Momo sebenarnya punya tiga pilihan, pertama adalah mas Momo tetep aja bekerja apa adanya, cuma menjadi pekerja yang sudah dalam mindset entrepreneur.

Apa yang menjadi kepentingan pemilik bisnis, itu menjadi kepentingan saya. Nah kalau di dalam dunia teori kan namanya intrapreneurship. Intrapreneurship itu adalah para karyawan yang semangat kerjanya, cara pikirnya sama kayak bosnya. Jadi kalau mas Momo punya semangat entrepreneurship, tetapi mas Momo enggak jadi pengusaha ya rileks aja, karena pengetahuan entrepreneurship itu bisa mas Momo bawa ke pekerjaan mas Momo.

Jadi enggak melulu entrepreneur itu bicara soal pengusaha ya?

Enggak, kan karena entrepreneurship itu semangat kemandirian, karena tidak semua pengusaha adalah entrepreneur, tidak semua pedagang adalah entrepreneur, tidak semua pebisnis adalah entrepreneur.

Jadi yang pertama bicara soal entrepreneurship adalah intrapreneurship. Yang kedua itu yang disebut dengan next entrepreneur atau future entrepreneur. Jadi bicara entrepreneur itu begini, kalau mas Momo sekarang misalnya kerja, terus denger motivasi soal entrepreneurship, terus mas Momo bilang, "gila keren banget jadi pengusaha, jadi pekerja juga keren juga sih. Tetapi kayaknya lima tahun lagi gua juga mau jadi pengusaha deh." Nah, enggak apa-apa. Itu yang dimaksud dengan future entrepreneur, future enrepreneur apa? Jadi dia memutuskan menjadi entrepreneur itu lima tahun lagi, jadi by design bukan by nafsu. Lima tahun lagi gua mau menjadi entrepreneur, nah udah niat kan. Jadi sudah ada rentang waktu nih dari sekarang sampai lima tahun lagi, keren kan selama lima tahun ini bisa dibilang bisa ambil macem-macem, pengen pengetahuan dikejar, networking dibangun, modal dibangun, biaya hidup selama dua tahun dipersiapkan. Jadi ketika lima tahun menjadi entrepreneur, happy. Enggak kagetan, enggak wah jadi pekerja norak, jadi pengusaha keren, bukan karena motivasi-motivasi dangkal kayak gitu.

Nah yang ketiga memang adalah direct entrepreneur. Direct entrepreneur artinya ketika ada orang memberikan motivasi entrepreneur kepada mas Momo, sekarang kan kerja, tahu-tahu mas Momo pikir, "oh menjadi pengusaha keren," ya udah aku resign deh, aku dah siap resign, sekarang aku mau menjadi pengusaha, ya monggo itu juga bisa. Tetapi bicara pengaruh menjadi entrepreneur itu bisa berada di tiga itu. Sebagai intrapreneurship, sebagai future entrepreneur, maupun sebagai direct entrepreneur, langsung berubah menjadi pengusaha. Tetapi banyakan orang masuk ke yang tiga ini tetapi dengan paradigma yang nafsu, atau tahap pengerjaannya salah. Mungkin gitu.

Yang bikin seorang entrepreneur menuju kegagalan itu selain terlalu nafsu apa lagi?

Ya, ada dua penyebab entrepreneur gagal, ada namanya faktor eksternal dan faktor internal. Kalau faktor internal faktornya menurut saya sih dua, sati leadership, kedua managerialship. Leadership itu faktor kepemimpinan karena saya pernah rapat sama Pak Arif Yahya, Menteri Pariwisata, beliau kan doktor, beliau kan bilang, kalau UKM itu mereka bisa success itu tergantung pemimpinnya. Pemimpinnya keren ya bisnisnya keren, pemimpinnya memble ya bisnisnya memble, jadi faktor leadership, jadi kalau leadershipnya bisnisnya kuat, kalau leadershipnya memble ya bisnisnya memble. Yang kedua faktor managerialship, managerialship itu tata kelola lah. Banyak orang bisnisnya bagus segala macem, tetapi tata kelolanya enggak diurusin kacau juga. Jadi perusahaannya berjalan tanpa target, tanpa proses yang diketahui dengan jelek, budayanya juga jelek, jelek dalam artian karyawannya mencuri, tidak menjaga, tidak efisien, nah itu faktor internal mengapa seorang entrereneur bisa gagal.

Kedua faktor eksternal. Kenapa entrepreneur bisa gagal karena satu makro, kedua adalah persaingan. Saya enggak mau ngomong ke sana kemari, memang kita rileks aja, maksudnya kalau menjadi entrepreneur, pertama kalau success bagus, kedua ya rileks aja. Karena banyak yang dikerjakan sudah dikerjakan bagus-bagus gagal juga, tetapi hati kita tahu kok, kalau kita kelola kurang sungguh-sungguh kalau gagal ya salahnya kita. Tetapi kalau sudah maksimal masih gagal, sudah santai, terima kegagalan itu, lanjut lagi bikin bisnis baru, karena secara analisa manajemen bisnis ya ada dua faktor itu. Analisa makro dan analisa persaingan, nah sekarang kayak analisa makro, di Amerika ada surat kabar sudah 150 tahun tutup juga, cuma saya lupa namanya. Apa kita mau tuding yang tutup-tutup, ah elo kerjanya enggak bener, kan enggak mungkin ngomong gitu kan. Nah kalau di Indonesia dalam konteks pastel, kalau dari pastel itu kan ada "T", T-nya adalah teknologi, ya ini teknologi ini kan banyak meningkatkan persaingan sekaligus banyak memukul perusahaan. Ya yang bisa adaptasi dengan teknologi perusahaannya bisa bangkit, salah satunya kan bluebird, bluebird kemarin kan lumayan terpukul sama GO-JEK tetapi dia mulai pelan-pelan bangkit, sekarang punya aplikasi sendiri.

Bicara adaptability, mereka yang terpukul tetapi mampu adaptif, itu ya bisa survive bisa unggul lagi. Tetapi yang enggak bisa adaptif ya ambles juga sih.

Ketika orang sudah menjadi entrepreneur apa yang harus dijaga biar tidak sampai terpeleset?

Ya satu pengetahuan lah, jadi harus mengejar, kalau entrepreneurnya pandai, karena enggak ada sih orang sukses yang enggak pandai, karena kalau enggak pandai mari memandaikan diri, coba carilah orang sukses wawancara itu dan menemukan dia tidak pandai, enggak bisa. Cuma memang ada orang yang kelihatan pandai dan pandainya tidak terlalu dimunculkan, kayak Jack Ma kan, yang Alibaba memang kelihatan pandai sering jadi pembicara sering tampil jadi narasumber. Tetapi pengusaha lain yang tidak diwawancara apakah dia bodoh atau tidak paham, ya sama pandainya kayak Jack Ma, jadi tidak ada pengusaha sukses yang tidak pandai. Pengusaha iru kalau dia belum pandai mari memandaikan diri dengan belajar, terus yang kedua memang kepemimpinan, harus bangun kepemimpinan, yang ketiga integritas saya pikir ya.

(TYO)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

Berikan komentar terkait berita ini

BERITA LAINNYA

Asosiasi Lain - 19 Februari 2019 17:55:51 wib

idEA: Indonesia bakal Jadi Market e-commerce Terbesar

Asosiation e-Commerce Indonesia (idEA) menilai Indonesia akan menjadi pemain besar dalam perdagangan berbasis online atau e-commerce di kawasan Asia Tenggara. Kondisi itu sudah mulai terlihat saat ini. "Kita
Jakarta - 19 Februari 2019 17:17:49 wib

Polda Metro: Banyak Korban, Hati-hati Gunakan Fintech Ilegal

Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap platfom layanan peminjaman uang tunai secara instan atau financial technology (fintech) ilegal karena sudah memakan banyak
Asosiasi Lain - 19 Februari 2019 16:46:11 wib

AKLP Desak Pemberlakuan SNI & Penurunan Harga Gas Industri

Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) mengakui potensi investasi industri kaca, terutama kaca lembaran bangunan dan otomotif sangat potensial. Pasalnya, industri properti dan otomotif di Indonesia menjadi sektor
Teknologi - 19 Februari 2019 15:37:45 wib

Instagram Uji Coba Stiker Donasi di Fitur Story

Instagram bereksperimen dengan stiker donasi untuk fitur Stories-nya. Uji coba ini terlihat oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong. Fitur itu tampaknya mirip dengan apa yang ditawarkan Facebook, yakni alat
Teknologi - 19 Februari 2019 15:33:03 wib

SHARP Hadirkan Televisi Aquos 8K

Kemampuan SHARP Indonesia dalam meningkatkan pangsa pasar produk TV memberikan hasil yang memuaskan. Beragam strategi dijalankan mulai dengan menawarkan ragam pilihan ukuran TV, lokal fitur yang sesuai dengan kultur
Gadget - 19 Februari 2019 14:39:33 wib

Sony Xperia XZ4 Benamkan Layar CinemaWide

Para leakers dengan penuh percaya diri memperkenalkan prediksi mereka tentang desain Smartphone premium terbarunya: Xperia XZ4. Tapi Sony justru malu-malu memperkenalkan konsepnya tentang smartphone yang menjauh dari
Teknologi - 19 Februari 2019 14:10:50 wib

Perkuat Layanan, Inovasi Suzuki Auto Valeu via Digital

Guna meningkatkan layanan kepada para pelanggan Auto Value, layanan jual beli mobil bekas resmi Suzuki Indonesia hadir dengan tampilan situs dan fitur terbaru di www.AutoValue.co.id. Hadir dengan pengalaman mobile
Hiburan - 19 Februari 2019 13:00:20 wib

Game Final Fantasy 9 Meluncur di Nintendo Switch

Penerbit game asal Jepang, Square Enix, resmi meluncurkan game lawas konsol PlayStation generasi pertama, yakni Final Fantasy 9, di Nintendo Switch. Game tersebut sudah bisa diunduh di Nintendo eShop sejak 13 Februari
Makro - 19 Februari 2019 11:50:53 wib

63 Domain Pialang Berjangka Ilegal Diblokir

 Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah memblokir 63 domain pialang berjangka illegal pada awal tahun ini. Adapun sepanjang 2018, Bappebti telah memblokir 161 domain. Pemblokiran itu
Ekonomi - 19 Februari 2019 11:45:04 wib

Bea Cukai: Layanan Ekspor Impor Kini Bisa via Elektronik

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menerbitkan layanan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) berbasis elektronik (e-KITE) untuk memberi kemudahan dalam pemanfaatan fasilitas kepabeanan.
Teknologi - 19 Februari 2019 10:53:44 wib

ASUSPRO D540MC, PC Desktop Dirancang bagi Pelaku UKM

ASUS mengenalkan ASUSPRO D540MC, sPC desktop yang dirancang untuk pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Tampilan ASUSPRO D540MC memang tampak seperti PC desktop biasa, tapi ASUS merancang perangkat secara khusus agar
Otomotif - 19 Februari 2019 10:45:08 wib

2019, Hyundai Persembahkan The Grand Santa Fe

PT Hyundai Mobil Indonesia memulai tahun 2019 dengan menghadirkan varian terbaru dan teratas dari All New Hyundai Santa Fe yang dinamai The Grand Santa Fe. Varian baru itu dihadirkan kepada pecinta SUV di Indonesia
Teknologi - 19 Februari 2019 10:06:06 wib

Twitter Bakal Datangkan Fitur Serupa Snapchat

Twitter bakal mendatangkan fitur serupa Snapchat atau Instagram Stories. Fitur itu sekarang sedang diuji coba dengan nama "News Camera". Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengunggah foto atau video pendek
Gadget - 19 Februari 2019 09:56:19 wib

Di Indonesia, Galaxy S10 Bisa Dipesan mulai 22 Februari

  Samsung bakal merilis flagship terbarunya yakni seri Galaxy S10, pada 20 Februari 2019 di San Francisco, AS, atau 21 Februari 2019 waktu Indonesia. Satu hari setelah peluncuran resminya, fans Samsung Galaxy
Teknologi - 18 Februari 2019 17:28:18 wib

Apple Ancang-ancang Sematkan Chip Snapdragon ke iPhone

Apple mengonfirmasi kabar soal rencana mereka menjual iPhone model lawas yang diotaki chip Snapdragon besutan Qualcomm. Namun, produk iPhone tersebut tak akan dijual secara global, melainkan hanya untuk pasar Jerman
Teknologi - 18 Februari 2019 16:07:08 wib

Fitur Direct Message Instagram di Versi Web Diujicoba

Fitur media sosial Instagram masih terbilang minimalis untuk versi platform webnya. Namun, kini Instagram sedang menguji coba fitur direct message untuk platform Instagram Web. Dengan fitur ini, pengguna Instagram bisa
Makro - 18 Februari 2019 15:02:45 wib

Menkeu Sri Mulyani Dorong Perkembangan Unicorn di Indonesia

Istilah unicorn menjadi populer bahkan viral di media sosial, setelah dilontarkan capres Joko Widodo (Jokowi) dalam perhelatan Debat Pilpres kedua, Ahad malam. Menjadi ramai diperbincangkan, karena capres Prabowo
Kadin - 18 Februari 2019 14:48:17 wib

Kadin Minta Capres-Cawapres Teken Komitmen Energi Baru Terbarukan

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) meminta kedua pasang calon presiden dan calon wakil presiden untuk menandatangani komitmen pengembangan Energi Baru Terbarukan setelah hasil debat kedua yang digelar pada
Gadget - 18 Februari 2019 14:35:25 wib

Samsung Galaxy Tab S5e, Hadirkan Tablet Terbaru, Tertipis & Teringan

Samsung baru saja meluncurkan tablet teranyar mereka bernama Galaxy Tab S5e di Korea Selatan. Hadir dengan bodi logam setebal 5,5mm dan bobot 400 gram, Samsung mengklaim Galaxy Tab S5e sebagai tablet dengan layar 10,5
Teknologi - 18 Februari 2019 13:55:52 wib

Pengguna iOS Akhirnya Kebagian WhatsApp Business

Setelah meluncur dalam versi Android pada 2018, kini WhatsApp Business hadir untuk pengguna iOS dalam versi beta. Fungsinya sama seperti WhatsApp standar, hanya saja dilengkapi beberapa fitur untuk menunjang
Teknologi - 18 Februari 2019 13:13:27 wib

GreatEdu, Aplikasi Pendidikan Karya Pemuda Indonesia

Sejumlah anak muda Indonesia meluncurkan aplikasi pendidikan untuk menjawab tantangan di era revolusi industri 4.0. Aplikasi tersebut dapat mempermudah transfer pengetahuan dan kemampuan, khususnya di bidang
Teknologi - 18 Februari 2019 12:34:57 wib

Samsung Galaxy Tab A 10.1 2019 Menggebrak Jerman

Mobile World Congress (MWC) 19 masih sepekan lagi. Samsung pun sudah menempatkan diri sebagai berita utama dengan beberapa pengumuman perangkat barunya. Pabrikan manufaktur asal Korea Selatan itu sendiri sudah
Olahraga Lainnya - 18 Februari 2019 11:51:54 wib

NBA All-Star: LeBron Tumbangkan Giannis

Tim LeBron berhasil mengalahkan Tim Giannis dengan skor 178-164 dalam laga NBA All-Star yang berlangsung di Spectrum Center, Senin (18/02) dini hari. Tim LeBron sempat tertinggal cukup jauh di kuarter pembuka. Tim yang
Perbankan - 18 Februari 2019 11:27:49 wib

OJK Gencar Berantas Fintech Ilegal

Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, terdapat 635 perusahaan finance technologi (fintech) yang tidak terdaftar alias ilegal, dan sebanyak 231 di antaranya sudah ditutup izinnya oleh
Balap - 18 Februari 2019 11:03:28 wib

Didukung Ayoomall.com, MDO Ajudan Pribadi Incar Semua Gelar Balap

Menghadapi musim kompetisi baru, tim balap MDO Ajudan Pribadi mencanangkan target tinggi, yakni memenangi seluruh balapan. Tidak hanya itu, mereka juga ingin mencuri perhatian para pencinta balap
Migas - 18 Februari 2019 11:03:25 wib

Harga Minyak Global Sentuh Level Tertinggi

Harga minyak naik ke level tertinggi sejak November 2018 di perdagangan Asia pada Senin (18/2) pagi. Harga minyak global terangkat oleh pengurangan pasokan yang dipimpin OPEC serta sanksi-sanki AS terhadap Iran dan
Teknologi - 18 Februari 2019 10:52:24 wib

Tips Simple Merawat Laptop

Merawat itu sebuah kewajiban. Apalagi merawat laptop. Jangankan rusak apalagi sampai hilang, tergores sedikit saja rasanya sangat sayang sekali. Pernahkah kamu merasa seperti ini?. Karena itu, perhatian sangat ekstra
Gadget - 18 Februari 2019 10:24:58 wib

Redmi Pastikan Smartphone Baru dengan Snapdragon 855

Xiaomi dipastikan bakal meluncurkan smartphone terbarunya, Mi 9, pada 20 Februari 2019. Berbekal Snapdragon 855, perangkat ini bakal menjadi satu dari beberapa deretan smartphone Xiaomi berbekal prosesor terbaru milik
Gadget - 18 Februari 2019 09:48:13 wib

OPPO F11 Pro Gunakan Kamera Selfie Pop-up

Melalui cuitan di akun Twitter resminya, OPPO membenarkan meng-upgrade seri F dengan menghadirkan smartphone berkamera pop-up F11 Pro. Akun resmi @oppo mengunggah video berdurasi tiga detik menampilkan kamera pop-up,
Hipmi - 16 Februari 2019 10:46:07 wib

Tragis! Pendaftaran Caketum BPP Hipmi Tak Ada Peminat

Masa pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) berakhir kemarin, Kamis (14/2/2019). Hingga penutupan, tidak ada satu pun pendaftar. Hal itu dibenarkan oleh