APU, Lulusan Teknik Mesin Yang Beralih Jadi Pengusaha Kuliner

Yulistyo Pratomo
11 Desember 2017
Share Via

"The size of your success is measured by the strength of your desire; the size of your dream; and how you handle disappointment along the way."

Kata-kata yang diucapkan Robert Kiyosaki itu terngiang jelas dalam ingatan Agung Prasetyo Utomo, hingga membuat keputusan besar untuk mengundurkan dari dari Astra Internasional, sebuah perusahaan otomotif terbesar di Indonesia.

Seperti banyak anak muda lainnya, Apu begitu senang bisa diterima di perusahaan besar dan multinasional, bahkan dia berkesempatan bepergian ke sejumlah negara. Apalagi dia langsung diterima tanpa melalui tes apapun setelah masuk 10 besar lulusan terbaik Teknik Mesin di Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Namun Agung, atau akrab disapa Apu, tak mau terus berada di zona nyaman. Sebab, misi hidupnya jelas, harus pensiun di usia 40 tahun. Dengan tujuan itu pun Apu mulai mempersiapkan diri agar tetap mendapatkan fulus segar setiap bulan, ditambah bonus dari usaha dan kerja kerasnya.

Alhasil, Apu mulai menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membeli franchise minimarket. Ketika usaha tersebut mulai membuahkan hasil, beberapa tahun berikutnya dia mulai melirik bidang properti, berlanjut dengan membuka usaha di bidang kuliner untuk pertama kalinya dengan membuka Warung Pepes 33 di Karawang, Jawa Barat.

Tahun 2016, dia kembali membuka Warung Kepo di Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan konsep kekinian. Di tahun ini, tepatnya bulan Desember, Apu menetapkan diri untuk mengundurkan diri dari perusahaan yang telah memberikannya banyak hal.

"Nah kemudian setelah keluar kerja saya fokus ke kuliner, karena kalau kuliner ini harus bisnis sendiri, harus business owner yang terjun langsung, enggak bisa diinvestasikan, enggak bisa nyuruh orang, ujung-ujungnya nanti rugi malah penyesalan," kata Apu saat berbincang dengan Ayooberita.com di rumahnya, kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, sepekan lalu.

Apu berencana membangun usaha baru lagi di bidang kuliner. Pengalaman bekerja di perusahaan multinasional menjadikan dirinya tidak mau gegabah, dia membuat perencanaan matang dan melakukan survei sebelum memulainya.

Perencanaan pertama diambil dari buah pengalamannya membuka dua restoran pendahulu, yakni Warung Pepes 33 dan Warung Kepo. Dua usaha ini sebenarnya cukup sukses, sejumlah pelanggan terus berdatangan bahkan sampai mengantre. Sayangnya hanya satu kekurangan, yaitu sulit berkembang.

Dari hasil review yang dia lakukan bersama tim, Warung Pepes 33 yang merupakan masakan Sunda sulit berkembang karena mutu yang harus dijaga. Sebab, masakan yang dibuat harus dalam kondisi segar.

Hal yang sama juga terjadi pada Warung Kepo yang menyediakan menu-menu seperti pisang goreng, roti bakar maupun indomie. Namun perubahan gaya hidup dan tingginya ongkos operasional membuatnya sulit melakukan ekspansi.

Setelah melakukan survei dengan mengambil data-data dari lembaga kredibel, dia dan tim beserta sejumlah investor memutuskan sepakat untuk membuka usaha kuliner berupa nasi dan ayam, hingga akhirnya diputuskan membuka Ayam GEPREK JUARA dengan cabang pertama di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

"Pemain ayam geprek mungkin sudah ada sebelum-sebelumnya, tapi yang memiliki konsep seperti kami, yang bisa memberikan unique selling point yang berbeda dengan yang lain itu Ayam GEPREK JUARA. Kenapa kasih ayam juara, salah satunya adalah yang lain boleh jualan ayam geprek, tapi juaranya tetep Ayam GEPREK JUARA," paparnya.

Sebagai perusahaan baru, dia langsung menentukan tiga pilar utama agar usaha ini bisa terus berjalan meski terjadi perubahan gaya hidup. Ketiga hal itu adalah konsep partial ownership, pemberdayaan dan bagi hasil.

"Maksudnya partial ownership atau jemaah adalah Ayam GEPREK JUARA ini dimiliki oleh gabungan beberapa orang yang memiliki visi dan misi yang sama, yang kemudian menelurkan brand Ayam GEPREK JUARA dan kita sama-sama melakukan pengelolaannya secara bersama-sama. Di sini kita libatkan teman-teman. Total teman-teman pengelola di saya itu ada 16-an orang, terus kemudian teman-teman yang menjadi investor sekitar ada 45-an orang," paparnya.

Kemudian melibatkan masyarakat sekitar dengan sistem pemberdayaan, di mana dia meminta ibu-ibu untuk membuat tahu, tempe maupun gorengan yang kemudian dibeli perusahaannya untuk dijual kembali. Jumlah dan standar masakan tersebut ditentukan oleh Ayam GEPREK JUARA, dengan harga yang sudah disepakati.

"Laku enggak laku itu tanggung jawabnya dari perusahaan, itu salah satu yang kita jalankan, karena kita enggak mau buat orang kecil susah."

Terakhir adalah sistem bagi hasil. Di mana semua orang, mulai dari masyarakat, pelanggan hingga pengelola memperoleh keuntungannya masing-masing. Yakni masyarakat sekitar yang terbantu secara ekonomi karena digandeng, pelanggan dengan menu makanannya yang murah dan enak, baru kemudian keuntungan bagi investor serta pengelola.

Dengan landasan itu, usaha yang dimulai sejak Juli 2017 ini sudah mulai berkembang dengan membuka tiga cabang baru di Tanjung Priok, Jakarta Utara; Sunter Agung, Jakarta Utara dan Perumnas Klender, Jakarta Timur. Bahkan, dia juga bersiap membuka enam cabang baru di Jakarta, serta tujuh cabang lainnya di luar ibu kota.

"Nah sekarang untuk di Kupang, bangunan fisik sudah jadi, orangnya juga sudah training, bulan depan insya Allah opening. Kalau kota lainnya, orangnya masih training," tutupnya.

Berbagi Ilmu Lewat Tauladan Umar Bin Khattab

Dalam rentang empat bulan sejak rumah makan Ayam GEPREK JUARA dibuka pertama kali di bulan Juli 2017 lalu, kini usaha tersebut sudah bertambah dengan berdirinya dua cabang baru dan segera menyusul 10 cabang lainnya di Jakarta dan luar ibu kota.

Sukses tersebut membuat beberapa orang ingin mengetahui kunci suksesnya, bahkan ada pula yang memintanya secara khusus untuk membuka workshop. Namun, permintaan itu lantas dia tolak.

"Saya merasa workshop itu tidak efektif," ucapnya singkat, saat berbincang dengan Ayooberita.com.

Meski sudah ditolak, namun kenalannya tersebut tetap mendorong untuk bisa membagi ilmu. Alhasil, dia pun membuat event khusus bernama JUARA Camp Batch I.

"Pesertanya ada lima orang. Mereka menginap di rumah saya selama tiga hari, dan ikut semua kegiatan saya secara penuh tanpa banyak tanya saya ke mana, cukup ikut saja," ungkapnya.

Tak hanya itu, seluruh biaya yang timbul seperti transportasi, makan dan lain sebagainya ditanggung sendiri oleh Apu. Alhasil, peserta tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun dari kantongnya.

"Bedakan dengan workshop yang hanya tiga sampai empat jam, rasanya enggak efektif. Kalau ini peserta bisa bertanya-tanya sepanjang perjalanan. Makanya mereka menginap selama lima hari, makan di hotel pun saya yang membayari," bebernya.

Menurutnya, cara ini dia ikuti sesuai dengan teladan sahabat Nabi Muhammab SAW, yakni Umar bin Khattab. Di mana jika ingin mengenal lebih dalam seseorang tidak bisa dilakukan hanya dalam sehari.

Dengan teladan itu, Apu memiliki visi meng-Indonesia-kan Ayam GEPREK JUARA di seluruh pelosok Nusantara dari Sabang sampai Merauke dengan tiga pilar utama Juara: partial ownership, empowerment, profit sharing sehingga ikut berpartisipasi mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara dengan menu olahan ayam yang bergizi, menyehatkan dan ringan di kantong. (TYO)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

Berikan komentar terkait berita ini

BERITA LAINNYA

Jakarta - 10 Agustus 2020 14:38:42 wib

Penerapan Ahklak dan Etika Dalam Kehidupan Sehari-hari

PENERAPAN AHLAK DAN ETIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI oleh: Shindi Elisa 201712579039 - YG Pengertian Ahlak dan Etika Jika kita lihat dari perkembangan zaman yang sekaran lebih berkembang ya? Perkembangan zaman
Daerah - 15 Juli 2020 20:56:05 wib

Mengenal Kubah Masjid di Indonesia

Kota Depok dan Masjid Kubah Emas menjadi dua hal yang tidak bisa dipisahkan, masjid Kubah Emas atau Masjid Dian Al Mahri menjadi ikon bagi kota tersebut. Pendiri sekaligus pemilik masjid ini bernama Dian
Korporat - 31 Maret 2020 11:54:28 wib

Airmas Group Bantu Tim Medis dan Pemerintah Lawan Covid-19

Penyebaran virus Corona di Indonesia semakin memprihatinkan, setidaknya hingga hari ini sudah lebih dari seribu orang dinyatakan terjangkit virus tersebut, dan angka penderita yang meninggal dunia telah
Hipmi - 17 Februari 2020 12:25:52 wib

Ini Rahasia Jadi Pengusaha Kuat di Era Globalisasi

Memilih untuk menjadi pengusaha bukan perkara mudah, selain harus terus berinovasi agar produk tetap berkualitas, juga harus memikirkan nasib karyawan yang bekerja kepada perusahaan tersebut. Wakil Ketua Umum Kamar
Hipmi - 16 Februari 2020 12:12:15 wib

HIPMI Dukung APNI Perjuangkan Kesejahteraan Penambang Nikel

Larangan ekspor bijih nikel yang diberlakukan pada 1 Januari 2020 membuat penambang nikel dalam negeri berada dalam kondisi mati suri. Kondisi ini terjadi akibat rendahnya harga jual bijih nikel domestik, yang dimana
Gadget - 30 Januari 2020 18:14:58 wib

4 Alasan Mengapa Sebaiknya Anda Tidak Pernah Membeli Follower

Apakah Anda termasuk satu dari mereka yang terburu- buru untuk meningkatkan jumlah follower Anda di social media? Memang sih kalau followernya sedikit itu nggak seru.. kurang enak untuk dilihat. Tapi coba deh jawab dulu
Wisata - 26 Desember 2019 17:52:55 wib

Gerhana Matahari Cincin Jadi Daya Tarik Wisatawan Asing

FENOMENA alam gerhana matahari cincin yang melintas di langit Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara (Wisman) di penghujung 2019. Dengan antusias turis asing menyaksikan dengan
Sepakbola - 26 Desember 2019 17:51:08 wib

Juventus Buka Peluang Pulangkan Pogba

Juventus disebut tengah membidik sejumlah pemain untuk meningkatkan level kompetitif mereka. Si Nyonya menyadari butuh tambahan pemain usai kalah di Supercoppa Italiana dan tertinggal dari Inter Milan di Serie A.
Pajak - 26 Desember 2019 16:45:25 wib

Netflix & Spotify Terancam Denda Jika Tak Bayar Pajak

Perusahaan teknologi over the top (OTT), seperti Netflix dan Spotify terancam sanksi apabila tidak membayar pajak di Indonesia. Pemerintah menegaskan akan memburu pajak perusahaan-perusahaan tersebut melalui
Makro - 26 Desember 2019 15:10:06 wib

Studi: 2020, Gaji Karyawan Indonesia Naik 8,7%

Sebuah studi tahunan bertajuk 'Total Remuneration Survey 2019' yang dirilis oleh perusahaan konsultan Mercer Indonesia memprediksi ada kenaikan gaji karyawan sebesar 8,7% pada 2020. Studi 'Total Remuneration
Gadget - 26 Desember 2019 14:44:52 wib

Sony Xperia Diklaim Mirip Galaxy Note 10

Saat produsen lain sudah menerapkan desain smartphone dengan layar tanpa bingkai dan desain lubang untuk kamera depan, Sony Mobile justru baru mulai bersiap merilis perangkat dengan desain kekinian tersebut. Dengan lini
Sepakbola - 26 Desember 2019 14:37:42 wib

The Gunners Bertekad Curi 3 Poin dari Bournemouth

Arsenal akan melakoni laga tandang ke markas Bournemouth, Dean Court, pada lanjutan pekan ke-19 Liga Premier Inggris, Kamis (26/12/2019) malam WIB. The Gunners membutuhkan kemenangan setelah dalam dua laga terakhir
Hukum - 26 Desember 2019 14:13:40 wib

Terpidana Hoaks Ratna Sarumpaet Bebas Bersyarat

TERPIDANA kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet menjalani bebas bersyarat, Kamis (26/12/2019) hari ini.  Bebas bersyarat  yang dikeluarkan Kementrian Hukum dan HAM. Setelah mendapat surat
Asosiasi Lain - 26 Desember 2019 12:59:24 wib

GAPRINDO: IHT Masih Berkonstribusi Besar bagi Perekonomian Nasional

Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (GAPRINDO)  menilai Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia salah satu industri yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Namun, dalam beberapa tahun
Sepakbola - 26 Desember 2019 11:06:48 wib

Angkat Koper dari MU, Nemanja Merapat ke Tottenham

Nemanja Matic tak menutup kemungkinan untuk angkat koper dari Manchester United (MU) dan bergabung dengan klub rival Liga Primer Inggris Tottenham Hotspur.  Pelatih the Lillywhites, Jose Mourinho dikabarkan
Perbankan - 26 Desember 2019 10:51:27 wib

Nilai Tukar Rupiah Menguat Dikisaran Rp 13 Ribuan

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak menguat menjelang libur akhir tahun 2019. Pada pukul 9.44 WIB, rupiah bergerak menguat empat poin atau 0,03 persen menjadi
UKM - 26 Desember 2019 10:39:23 wib

250 UMKM Surabaya Manfaatkan Pendaftaran HKI Gratis

SELAMA 2019, ada sekitar 250 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengurus pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) gratis. Sejak 2015, Pemkot Surabaya memang memfasilitasi pendaftarah HKI gratis bagi pelaku
Teknologi - 26 Desember 2019 10:25:34 wib

Waspadai, Ada 104 Aplikasi Berbahaya di Android

BANYAK daftar aplikasi Android berbahaya sepanjang 2019 karena berisiko mencuri data pribadi pengguna, mengklik iklan diam-diam, mengambil alih kendali ponsel, dan masih banyak lagi kejahatan siber lainnya. White Ops
Sepakbola - 26 Desember 2019 10:15:57 wib

Liga Inggris, Leicester Ingin Jadi Ujian bagi Liverpool

Laga akbar bakal tersaji dalam matchday ke-19 Liga Inggris 2019-2020 kala Leicester City menjamu Liverpool. Pada pertandingan yang akan dilangsungkan Jumat 27 Desember 2019 dini hari WIB itu, Manajer Leicester, Brendan
Nasional - 20 Desember 2019 17:24:13 wib

Menkeu Sri Mulyani Desak Bea Cukai Perketat Pengawasan Impor Ilegal

  Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk memperketat pengawasan terhadap barang impor ilegal, khususnya menjelang tutup tahun. "Saya harap Bea Cukai
UKM - 20 Desember 2019 17:12:32 wib

Presiden Jokowi Optimis Produk UMKM Banjiri Pasar Ekspor

Presiden Jokowi optimistis bahwa kontribusi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap ekspor Indonesia bisa meningkat. “Selama ini ekspor Indonesia masih didominasi oleh usaha-usaha besar, yakni sebesar 85,6
Sepakbola - 20 Desember 2019 16:56:42 wib

Deschamps: Suatu Saat Zidane Latih Timnas Prancis

Pelatih tim nasional (timnas) Prancis Didier Deschamps meyakini Zinedine Zidane suatu saat nanti bakal menggantikan dirinya. Saat ini, Zidane sedang meniti karier kepelatihannya di Real Madrid. Deschamps masih bertahan
Teknologi - 20 Desember 2019 16:35:17 wib

Adopsi Big Data di Indonesia Kian Marak

Pakar Bid Data menilai adopsi teknologi big data dsemakin marak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia. Teknologi big data di Indonesia sudah bukan sekadar wacana di tingkat penelitian dan prototipe, tetapi
Perbankan - 20 Desember 2019 11:16:56 wib

2020, BI Ramal Penyaluran Kredit Tumbuh 12 Persen

Bank Indonesia (BI) memprediksi penyaluran kredit tahun depan tumbuh 10 persen-12 persen. Kalau benar bisa tercapai, pertumbuhan itu lebih tinggi dari proyeksi tahun ini yang hanya 8 persen.  Proyeksi tersebut
Sepakbola - 20 Desember 2019 11:06:44 wib

Egy Maulana Raih Penghargaan di Polandia

Pemain Lechia Gdansk asal Indonesia, Egy Maulana Vikri meraih satu penghargaan pada acara Gdansk Sport Gala ke-17 di Polandia. Egy dihadiahi penghargaan Hopes of the Year bersama dua pemain muda lain yaitu Tomasz
Balap - 20 Desember 2019 10:59:29 wib

GP Inggris Seri F1 2019 Paling Dibanjiri Penonton

GP Inggris yang digelar di Sirkuit Silverstone menjadi seri balapan Formula 1 musim 2019 yang paling ramai penonton demikian diumumkan pihak promotor pada Kamis (19/12). GP Inggris merajai tiga seri yang menembus angka
Teknologi - 20 Desember 2019 10:51:57 wib

Kurangi Android, Facebook Kembangkan OS Sendiri

 Facebook dilaporkan sedang mengembangkan sistem operasinya sendiri yang diharap nantinya dapat mengurangi ketergantungan pada sistem operasi Android milik Google. Pengembangan sistem operasi,  saat ini
Otomotif - 20 Desember 2019 10:36:59 wib

Perluas Segmen Pasar, Harley-Davidson Hadirkan Motor Bertenaga Anyar

Pabrikan motor besar Harley-Davidson bakal merilis dua sepeda motor kelas menengah yang mengusung mesin anyar Revolution Max V-Twin dalam dua varian kapasitas berbeda. Dua model baru dirilis akhir 2020 untuk
Sepakbola - 20 Desember 2019 09:55:30 wib

Piala Belanda, Feyenoord & Utrecht Lolos 16 Besar

Feyenoord Rotteram dan Utrecht menjadi dua tim terakhir yang melengkapi peserta putaran 16 besar Piala Belanda (KNVB Beker) seusai menyingkirkan lawan-lawan mereka pada Jumat (20/12) dini hari WIB. Kedua tim itu
UKM - 19 Desember 2019 18:09:26 wib

UKM Diminta Manfaatkan PLB untuk Dorong Ekspor

Pemerintah meresmikan ekspor perdana produk UKM melalui pusat logistik berikat (PLB) e-commerce. Tujuan ekspor produk UKM ini adalah PT Uniair Indotama Cargo di Kawasan Industri dan Pergudangan Marunda Center, Jakarta,
-->