David Christian, Pejuang Lingkungan Berinovasi Lewat Bisnis Kreatif

Yulistyo Pratomo
08 Oktober 2018
Share Via

Sepulang dari sekolah di Kanada, David Christian terkejut mendapati pemandangan yang sangat jauh berbeda tidak lama setelah menginjakkan kaki di Jakarta. Di kota yang menjadi pusat pemerintahan negara Republik Indonesia ini ternyata banyak dipenuhi sampah.

Sampah-sampah bertebaran di mana-mana, entah di jalanan, tanah kosong, bahkan air sungai. Pemandangan ini membuat David bertepuk dada. Pemandangan bersih, minim sampah dan keindahan yang dulu dilihatnya di Kanada kini sudah tidak terlihat lagi.

Salah satu yang membuatnya merasa sangat miris adalah permasalahan sampah plastik. Sampah-sampah inilah yang sangat sulit terurai meski sudah dikubur di dalam tanah, bahak butuh waktu sampai ratusan hingga ribuan tahun untuk bisa menyatu dengan bumi.

"Sampah plastik ini juga mencemari semuanya termasuk air minum kita. 70 Persen sudah tercemar microplastic, termasuk makanan kita, ikan, daging-daging semua itu juga sudah tercemar," jelas David saat berbincang dengan Ayooberita.com di Cocowork, UOB Plaza, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Melihat pemandangan itu, terbesit dalam pikiran David untuk berbuat sesuatu demi melindungi lingkungan hidup dari bahaya plastik. Alhasil, dia pun ngubek-ngubek video-video di internet, buku-buku hingga akhirnya menemukan cara yang dia nilai lebih efektif.

 

 

Ya, David berencana membuat gelas yang terbuat dari jelly atau agar sehingga bisa dimakan selain fungsinya sebagai tempat minuman. Bahan baku yang dipilihnya berasal dari rumput laut.

"Karena Indonesia penghasil rumput laut terbesar di dunia, tetapi penduduk kita banyak yang miskin. Makanya visi misi di Evoware itu, kita ingin bikin bisnis yang bisa menciptakan solusi-solusi untuk masalah plastik tetapi juga membantu petani rumput laut yang ada di Indonesia," terang David.

Setelah melalui beberapa proses percobaan, akhirnya dia pun berhasil memproduksi gelas agar pertama buatannya sendiri yang diberi nama Ello Jello. Namun perjalanan itu masih belum berakhir, dia harus mencari orang yang mau menjual atau membeli produknya itu.

Sampai sekitar Januari 2016, dia bertemu rekannya Edwin yang bersedia membantunya memperkenalkan Ello Jello kepada publik. Peluncuran pertama pun akhirnya dilakukan tiga bulan setelahnya, dan menamakan perusahannya dengan nama Evoware.

Di saat bersamaan, Edwin ternyata juga memiliki produk yang hampir serupa. Namun produk buatannya adalah pembungkus makanan yang bisa dimakan langsung atau mencair ketika disiram air panas.

"Jadi setelah partneran sama kita, ini kita jual ke market untuk yang packaging," kenangnya.

Beranjak dari sana, David memulai kampanye untuk mengubah cara pandang orang agar bisa lebih penduli terhadap lingungan. Rupanya, masih sangat sulit untuk bisa menyadarkan orang agar bisa mengubah kebiasaannya dari menggunakan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Sembari mengajak orang peduli dengan lingkungan, dia juga berjuang memperkenalkan produknya yang dipandang unik bagi sebagian besar orang. "Orang yang enggak peduli lingkungan pun mau beli gelasnya, mau coba gelasnya, karena unik gelasnya bisa dimakan jadi mereka mau coba gitu. Dari situ kita bisa kasih tahu mereka 'thank you lho kalian sudah jadi bagian untuk mengurangi gelas plastik," ujar David dengan bangga.

 

 

Selain orang dewasa, David menekankan sosialisasi kepedulian lingkungannya kepada anak-anak sekolah. Sebab, dia yakin anak merupakan masa depan bangsa, jika diberikan pemahaman mengenai arti lingkungan maka selajutnya akan lebih peduli.

Untuk melakukannya, dia menggandeng banyak pihak. Baik pemerintah, swasta maupun organisasi non-pemerintah atau NGO. Dia juga pernah membuat acara di mana seluruh pesertanya diharamkan membawa plastik ke dalam area acara.

Edukasi tidak berhenti pada masyarakat umum, tapi juga para pengusaha seperti yang pernah dilakukan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jakarta Barat. "Kita edukasi ke pengusaha-pengusaha muda di Hipmi, karena mungkin bukan karena mereka enggak mau untuk peduli, tapi mereka karena enggak ngerti aja efeknya apa, dampaknya apa."

Selain sulit menyadarkan orang lain terhadap lingkungan, ternyata kesulitan serupa terjadi ketika dia mulai mencoba memasarkan produknya itu. Apalagi, Evoware merupakan bisnis pertamanya sejak pulang dari Kanada untuk bersekolah.

"Sulit banget sih pastinya karena sebelumnya belum pernah ada bisnis kan, jadi evoware itu bisnis pertama ku. Terus semua belajar sendiri semua, dari kayak ngatur karyawan, atau untuk bikin produknya, untuk produksi, untuk menjual, sharingnya dan segala macam, dan sekarang kayak marketingnya semuanya dari awal kita semuanya belajar sendiri."

Sayangnya, David dan rekannya bukan pemilik modal yang melimpah. Agar mampu bertahan, setidaknya untuk membiayai hidup sehari-hari, dia terus memutar otaknya agar bisa menjual produk-produk miliknya, sekaligus meningkatkan produksi.

"Begitu kita launching sampai sekarang kita sudah banyak orang tahu dari media sosial atau dari media-media lain juga. Tapi untuk kesulitan pasti ada juga, sampai sekarang bagian produksi masih ada kesulitan juga untuk memenuhi orderan," tambahnya.

Setelah Evoware, David kini sedang mengembangkan eCommerce sendiri yang dia beri nama padipadi.com. Sama seperti misinya di Evoware, lini bisnis barunya ini diharapkan menjadi penghubung langsung petani dengan pembelinya secara langsung.

Melalui usaha barunya ini, David berharap bisa mengubah nasib petani untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. PadiPadi sendiri yang berhubungan dengan petaninya secara langsung sekaligus mendorong membantu meningkatkan kualitas produksi.

"Jadi kita bisa bantu banyak petani Indonesia, terutama kita fokusnya di organik dan ecovalue juga, jadi kita ingin bantu sejaterahkan petani di Indonesia lah, karena kita tahu kan kita banyak sumber daya alamnya, petani juga banyak, tetapi masih banyak petani yang masih miskin karena kita di Evoware kita melihat petani banyak yang miskin. Mereka dibayar sangat rendah, kalau kita paling enggak bisa bayar mereka 2-3 kali lipat dari pada yang orang lain bayar. Ini bisnis, tapi tujuannya lebih ke memecahkan masalah dan membantu dari sisi sosial."

 

 

Sejak memulai bisnis, David mengaku telah mengambil banyak pengalaman baik dari segi manajemen waktu hingga sumber daya manusia. Tidak hanya itu, dia juga memiliki kesempatan untuk lebih pandai dalam berbicara dan mengurangi rasa groginya.

Tidak hanya itu, banyak ilmu dan strategi yang dia dapatkan selama menjalankan bisnisnya tersebut, antara lain strategi marketing, strategi bisnis, strategi untuk produksi.

"Banyak banget sih untuk belajar sih, terutama kayak padipadi.co belajar mengenai iculture, banyak juga di situ kayak kopi atau segala macam, gula, beras itu banyak banget belajar," pungkasnya. (TYO)

 

 

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

Berikan komentar terkait berita ini

BERITA LAINNYA

Korporat - 19 Agustus 2019 16:43:25 wib

HUT RI, AyooPeduli bagi Beras dan Nasi Bungkus bagi kaum Duafa

Memperingati Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2019, AyooPeduli merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Airmas Group, membagi-bagikan bingkisan bagi kaum duafa di Kota Jember Jawa Timur, yang merupakan tempat
Teknologi - 19 Agustus 2019 16:29:37 wib

WhatsApp Web Lakukan Pembaruan Besar-besaran

Aplikasi pesan instan, WhatsApp, dikabarkan akan melakukan pembaruan besar-besaran, sebab saat ini mereka diketahui sedang mengerjakan banyak fitur baru khususnya untuk WhatsApp versi Web. Paling tidak ada dua fitur
Hukum - 19 Agustus 2019 15:32:24 wib

Apple Gugat Startup Pembuat Replika iPhone Virtual

  Lebih dari setahun, sebuah perusahaan bernama Corellium menawarkan virtual iPhone kepada para peretas. Dengan membayar sejumlah uang kepada perusahaan tersebut, orang bisa menggunakan iPhone virtual di
Teknologi - 19 Agustus 2019 14:42:23 wib

Play Store Hapus 85 Aplikasi Android Terkontaminasi Malware

Mudahnya menempatkan aplikasi buatannya di Google Play Store, ternyata memiliki kandungan adware atau malware yang berisiko bagi para penggunanya. Karena itu, Google terpaksa menghapus sebanyak 85 aplikasi yang diduga
Gadget - 19 Agustus 2019 13:31:57 wib

Casing Superhero Marvel Hiasi Samsung Galaxy Note 10

Setelah Xiaomi merilis Redmi Note 7 seri Avengers dan OPPO merilis F11 Pro Edisi Avengers, rupanya Samsung tak mau ketinggalan. Mereka meluncurkan casing edisi Superhero Marvel untuk beberapa ponselnya termasuk Galaxy
Teknologi - 19 Agustus 2019 12:54:20 wib

MacBook Pro Dilarang Naik Pesawat

Apple mengumumkan ada beberapa MacBook Pro 15 inci yang memiliki masalah baterai. Dampaknya, membuat komponen tersebut dapat mengalami panas berlebih sehingga berpotensi terbakar. Karena itu, otoritas penerbangan
Teknologi - 19 Agustus 2019 12:34:36 wib

Indonesia Pasar Menarik bagi Investasi e-Sport

Perkembangan e-sport di Indonesia sangat luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Dan Indonesia memiliki potensi besar dalam pasar e-sport. Potensi ini, tidak terlepas dari jumlah penduduk Indonesia yang sekira 260
Sepakbola - 19 Agustus 2019 12:02:00 wib

Ashley Cole Gantung Sepatu

Mantan pemain belakang timnas Inggris, Ashley Cole, mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola pada Ahad (18/8). Hal tersebut menjadikan kariernya selama 20 tahun yang penuh warna berakhir. "Setelah
Kadin - 19 Agustus 2019 11:48:19 wib

Kadin: Pengusaha Jangan Paksakan Tax Amnesty Jilid Kedua

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai pengajuan pengusaha yang tergabung dalam Kadin terkait pelaksanaan tax amnesty atau pengampunan pajak jilid kedua lebih bersifat imbauan. Pihaknya tidak memaksa kepada
Asosiasi Lain - 19 Agustus 2019 11:36:05 wib

APJII: Perlindungan Data Pribadi Mutlak Diterapkan

Presiden Jokowi memberikan perhatian khusus terkait dengan kedaulatan data. Apalagi di zaman era digital saat ini. Hal tersebut disampaikannya dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR RI pada Jumat, (16/08/2019).
Makro - 19 Agustus 2019 11:12:27 wib

Setiap Hari, Ada 300 Transaksi Mencurigakan di Indonesia

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat masih banyak laporan transaksi mencurigakan setiap harinya. Rata-rata, ada 300 transaksi mencurigakan yang berpotensi sebagai tindak pencucian
Teknologi - 19 Agustus 2019 11:00:49 wib

Tips Amankan Anak-anak Gunakan Internet

ANAK-ANAK generasi masa kini tumbuh besar dengan teknologi. Pemahaman akan rekam jejak digital atau digital footprint sangatlah penting agar terhindar dari bahaya kejahatan cyber. Google berinisatif menetapkan batasan
Korporat - 19 Agustus 2019 10:24:34 wib

Ayoopeduli Bantu Emak-emak Korban Tabrak Lari di Jember

Nasib malang menimpa Sumahati. Emak-emak kelahiran tahun 1937 ini, menjadi korban tabrak lari oleh pengendara sepeda motor di Jalan Gatot Soebroto Jember, belum lama ini. Korban tergeletak di jalan raya yang akhirnya
Teknologi - 19 Agustus 2019 09:55:32 wib

Telegram bakal Luncurkan Mata Uang Digital

Telegram, aplikasi chat terpopuler di dunia bakal meluncurkan platform blockchain-nya sendiri. Jaringan blockchain Telegram ini akan disebut sebagai Telegram Open Network (TON). Sebagaimana jaringan blockchain publik
Teknologi - 19 Agustus 2019 09:38:45 wib

Games PUBG Mobile Diperbarui, Apa Aja Kelebihannya?

Jika belum mencoba fenomena battle royale PUBG Mobile, mungkin pembaruan terbaru meyakinkan penggila games untuk langsung bergabung. Setelah bekerja sama dengan Resident Evil 2, untuk memberikan pemain mode zombie awal
Asosiasi Lain - 14 Agustus 2019 18:42:15 wib

Apindo: Kenaikan Iuran BPJS Bikin Industri tak Kompetitif

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyoroti kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bisa membuat industri menjadi tidak kompetitif. Pasalnya porsi iuran BPJS baik BPJS Kesehatan mau pun BPJS
Selebriti - 14 Agustus 2019 17:28:58 wib

Kasus Narkoba, Artis Rio Reifan Kembali Ditangkap

Tak pernah jera dan kapok karena pernah dipenjara, artis Rio Reifan kembali ditangkap dalam kasus Narkoba. Penangkapan pemain sinetron Tukang Bubur Naik Haji ini, merupakan ketiga kalinya diciduk polisi akibat
Sepakbola - 14 Agustus 2019 16:25:59 wib

Ronaldo Klaim Lebih Baik Ketimbang Messi

PENYERANG Juventus Cristiano Ronaldo mengklaim dirinya lebih baik ketimbang Lionel Messi ketika berlaga di Liga Champions. Ronaldo sukses meraih lima trofi Liga Champions bersama dua klub berbeda, Manchester United dan
Hipmi - 14 Agustus 2019 15:46:45 wib

Ketua Umum Hipmi Bahlil Segera Lepas Jabatan

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Bahlil Lahadalia akan segera melepaskan jabatannya tahun ini. Meskipun baru satu periode, Bahlil sepertinya ikhlas merelakan jabatan ketua umum dari organisasi cukup
Gadget - 14 Agustus 2019 15:39:40 wib

Huawei Luncurkan EMUI10

Huawei terus melakuka inovasi dan kini meluncurkan EMUI10. EMUI memungkinkan adanya koneksi antarperangkat dan juga antara perangkat dan aplikasi. Nantinya, ia akan mengembangkan pengalaman konsumen di setiap kebutuhan
Sepakbola - 13 Agustus 2019 18:04:13 wib

Barcelona Ancang-ancang Lepas Coutinho ke Munchen

Barcelona memiliki dua skenario untuk melepas Philippe Coutinho ke klub raksasa Bundesliga Bayern Munchen Bayern Munchen. Barcelona punya dua skema soal rencana meminjamkan Coutinho ke klub yang bermarkas di Allianz
Nasional - 13 Agustus 2019 16:19:49 wib

Ikatan Alumni ITB Dorong Pengembangan Technopreneurship di Indonesia

Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) menilai para pengambil keputusan segera memberikan dukungan maksimal kepada perkembangan sektor teknologi, dengan maksud dan tujuan yang aplikatif secara bisnis. 
Gadget - 13 Agustus 2019 15:18:32 wib

20 Agustus 2019, Smartphone "Empat Kamera" Realme 5 Meluncur

Realme baru saja meluncurkan ponsel kamera pop-up Realme X. Selang beberapa bulan, Realme kembali bersiap untuk meluncurkan smartphone terbarunya, dengan empat kamera belakang. Diberi nama Realme 5, ponsel tersebut
Makro - 13 Agustus 2019 15:13:44 wib

SoftBank rencana Suntik Dana ke Startup Indonesia

SoftBank Group berencana menambah suntikan investasi kepada salah satu startup milik Indonesia di sektor perikanan yaitu Aruna. Sebelumnya, bank asal Jepang itu sudah menyuntik dana USD 2 miliar kepada Grab
Otomotif - 13 Agustus 2019 14:27:26 wib

Porsche Taycan Mulai Mengaspal 4 September 2019

Porsche Taycan kabarnya akan memulai debut dengan mengaspal di jalanan pada 4 September 019, yang akan disiarkan secara langsung secara global di jaringan televisi Jerman, China, dan Kanada. Mengutip Carbuzz, Selasa
Olahraga Lainnya - 13 Agustus 2019 12:55:12 wib

Joging, Olahraga Terbaik Cegah Kegemukan

SARAN agar rajin berolahraga sering disampaikan pada orang yang mengeluh berat badannya bertambah. Namun, olahraga seperti apa yang paling efektif? Temuan terbaru dari tim peneliti di China mengidentifikasi lima tipe
Hukum - 13 Agustus 2019 12:29:18 wib

Pedangdut Iis Sugianto Diperiksa KPK, Kasus Apa?

PENYANYI dangdut Istiningdiah Sugianto alias Iis Sugianto diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan ini sebagai saksi dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan Direktur Utama PT
Sepakbola - 13 Agustus 2019 11:48:51 wib

Wesley Sneijder Gantung Sepatu

Mantan gelandang Inter Milan dan timnas Belanda Wesley Sneijder mengumumkan pensiun sebagai pesepakbola profesional pada Senin (12/8/2019). Keputusan untuk gantung sepatu diutarakan Sneijder hanya selang beberapa minggu
Teknologi - 13 Agustus 2019 11:40:40 wib

Fitur FaceID Apple Bakal Dibenamkan ke Komputer Mac

FaceID diperkenalkan oleh Apple beberapa tahun lalu ke iPhone X. Sekarang, raksasa teknologi asal AS ini berencana untuk membawa teknologi tersebut ke komputer Mac. Rencana Apple terkait kemungkinan membawa
Sepakbola - 13 Agustus 2019 10:59:24 wib

Gagal Gaet Pogba, Real Madrid Lamar Neymar

REAL Madrid tampaknya akan menyudahi keinginan mendatangkan gelandang Manchester United Paul Poga dan memilih berkonsentrasi memburu penyernag Paris Saint-Germain (PSG) Neymar sebelum jendela transfer La Liga dan Ligue