Polusi Udara Jakarta Berisiko Sebabkan Kanker Paru

Endy Purwanto
01 Agustus 2019
Share Via

Polusi udara punya risiko meningkatkan seseorang terkena kanker paru. Meski angka risikonya tidak besar tetap saja bisa berdampak buruk bagi seseorang. Penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta menemukan, polusi udara menyumbang empat persen dari kasus kanker paru.

"Penelitian tersebut dilakukan tahun 2013, tentunya tahun 2019 bisa lebih besar," papar Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Agus Dwi Susanto dalam keterangan resminya, Kamis (01/08)

Beberapa penelitian berskala kecil di Indonesia, lanjut dia, juga menemukan bahwa polusi udara berhubungan dengan masalah kesehatan paru. Beberapa masalah tersebut di antaranya adalah penurunan fungsi paru (21 sampai 24 persen), asma (1,3 persen), PPOK atau Penyakit Paru Obstruktif Kronik (prevalensi 6,3 persen pada bukan perokok), dan 4 persen dari kasus kanker paru.

Agus mengatakan, masih dibutuhkan kajian berskala besar untuk benar-benar melihat dampak polusi udara pada warga Jakarta secara keseluruhan. Data dari Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) memperkirakan penyakit tidak menular seperti stroke, jantung iskemik, PPOK, dan kanker paru yang terkait dengan polusi udara, menyebabkan 62 ribu kematian di Indonesia pada 2012.

WHO juga menyatakan bahwa 92 persen penduduk dunia menghirup udara berkualitas buruk. Mereka menyatakan bahwa setidaknya, ada tujuh juta kematian setiap tahunnya (dua juta di Asia Tenggara) yang berkaitan dengan polusi udara baik di luar maupun dalam ruangan. "Seringkali polusi hanya diasumsikan dengan udara di luar ruangan, padahal dalam ruangan ada," kata Agus.

Data WHO menyatakan, polusi udara di seluruh dunia juga berkontribusi pada 25 persen pada seluruh penyakit dan kematian akibat kanker paru, 17 persen penyakit dan kematian akibat ISPA, 16 persen penyakit dan kematian akibat stroke, 15 persen penyakit dan kematian akibat penyakit jantung iskemik, dan 8 persen penyakit dan kematian akibat PPOK.

Berdasarkan laman pemantau kualitas udara Air Visual, kualitas udara di Jakarta masih menempati lima besar terburuk di dunia. Pada pukul tiga sore WIB, indeks kualitas udara menempatkan ibukota Indonesia ini di peringkat ketiga dengan angka 155.

AirVisual menyebut kualitas udara Ibu Kota DKI Jakarta pada Kamis (1/8/2019) pagi tercatat diangka 152 atau masih termasuk pada kategori tidak sehat. Yakni berada di level parameter PM2.5 konsentrasi 56,7 ug/m3 berdasarkan US Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara.

Berdasarkan laman resmi AirVisual, kualitas udara di sekitar Kedutaan AS tercatat paling buruk di antara wilayah lain di DKI Jakarta. Yaitu pada angka 157 dengan konsentrasi parameter PM2.5 sebesar 67 ug/m3.

Wilayah berikutnya yang mencatatkan kualitas udara terburuk kedua di Jakarta adalah wilayah Pejaten Barat, Jakarta Selatan dengan catatan angka sebesar 153 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 60 ug/m3. Selanjutnya, wilayah di Mangga Dua Selatan juga mencatat kualitas udara kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan AQI sebesar 145, sementara konsentrasi PM 2,5 di wilayah itu adalah 53,5 ug/m3.

Di wilayah Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, kualitas udaranya juga masih tergolong tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan indeks 137 dan konsentrasi PM2,5 sebesar 50 ug/m3. Sementara itu, kualitas udara di wilayah Rawamangun, Jakarta Pusat, kualitas udaranya juga masih tergolong tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan indeks kualitas udara pada angka 126 dan PM2,5 sebesar 46,8 ug/m3.

Sekitar Kedutaan AS di Jakarta Selatan, kualitas udara di sana masih termasuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif, dengan AQI US 147 dan konsentrasi PM2,5 54 ug/m3. Sedangkan wilayah di sekitar Kedutaan AS di Jakarta Pusat mencatatkan kualitas udara cukup baik di antara wilayah lain, meski dinilai masih tidak sehat bagi kelompok sensitif, dengan angka AQI US sebesar 105 dan konsentrasi PM2,5 sebesar 37 ug/m3.

Untuk wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat mencatatkan kualitas udara dengan kategori sedang dengan angka AQI US sebesar 95 dan konsentrasi PM2,5 sebesar 33 ug/m3. Ketika menggunakan acuan US AQI maka hasil analisa pencemaran udara untuk parameter PM2.5 dengan konsentrasi 0-10 ug/m3 termasuk kategori sedang, lalu 36 hingga 55 ug/m3 kategori tidak sehat untuk kalangan tertentu.

Kemudian, 56-65 ug/m3 adalah kategori tidak sehat, 66-100 ug/m3 kategori sangat tidak sehat dan 100 ug/m3 ke atas kategori berbahaya. Selain itu, AirVisual juga mencatat kondisi kelembaban Ibu Kota pada akhir pekan yaitu 83 persen dan kecepatan angin 3,6 kilometer per jam. (RLS/END)

Tags: Kesehatan,

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

Berikan komentar terkait berita ini

BERITA LAINNYA

Daerah - 15 Juli 2020 20:56:05 wib

Mengenal Kubah Masjid di Indonesia

Kota Depok dan Masjid Kubah Emas menjadi dua hal yang tidak bisa dipisahkan, masjid Kubah Emas atau Masjid Dian Al Mahri menjadi ikon bagi kota tersebut. Pendiri sekaligus pemilik masjid ini bernama Dian
Korporat - 31 Maret 2020 11:54:28 wib

Airmas Group Bantu Tim Medis dan Pemerintah Lawan Covid-19

Penyebaran virus Corona di Indonesia semakin memprihatinkan, setidaknya hingga hari ini sudah lebih dari seribu orang dinyatakan terjangkit virus tersebut, dan angka penderita yang meninggal dunia telah
Hipmi - 17 Februari 2020 12:25:52 wib

Ini Rahasia Jadi Pengusaha Kuat di Era Globalisasi

Memilih untuk menjadi pengusaha bukan perkara mudah, selain harus terus berinovasi agar produk tetap berkualitas, juga harus memikirkan nasib karyawan yang bekerja kepada perusahaan tersebut. Wakil Ketua Umum Kamar
Hipmi - 16 Februari 2020 12:12:15 wib

HIPMI Dukung APNI Perjuangkan Kesejahteraan Penambang Nikel

Larangan ekspor bijih nikel yang diberlakukan pada 1 Januari 2020 membuat penambang nikel dalam negeri berada dalam kondisi mati suri. Kondisi ini terjadi akibat rendahnya harga jual bijih nikel domestik, yang dimana
Gadget - 30 Januari 2020 18:14:58 wib

4 Alasan Mengapa Sebaiknya Anda Tidak Pernah Membeli Follower

Apakah Anda termasuk satu dari mereka yang terburu- buru untuk meningkatkan jumlah follower Anda di social media? Memang sih kalau followernya sedikit itu nggak seru.. kurang enak untuk dilihat. Tapi coba deh jawab dulu
Wisata - 26 Desember 2019 17:52:55 wib

Gerhana Matahari Cincin Jadi Daya Tarik Wisatawan Asing

FENOMENA alam gerhana matahari cincin yang melintas di langit Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara (Wisman) di penghujung 2019. Dengan antusias turis asing menyaksikan dengan
Sepakbola - 26 Desember 2019 17:51:08 wib

Juventus Buka Peluang Pulangkan Pogba

Juventus disebut tengah membidik sejumlah pemain untuk meningkatkan level kompetitif mereka. Si Nyonya menyadari butuh tambahan pemain usai kalah di Supercoppa Italiana dan tertinggal dari Inter Milan di Serie A.
Pajak - 26 Desember 2019 16:45:25 wib

Netflix & Spotify Terancam Denda Jika Tak Bayar Pajak

Perusahaan teknologi over the top (OTT), seperti Netflix dan Spotify terancam sanksi apabila tidak membayar pajak di Indonesia. Pemerintah menegaskan akan memburu pajak perusahaan-perusahaan tersebut melalui
Makro - 26 Desember 2019 15:10:06 wib

Studi: 2020, Gaji Karyawan Indonesia Naik 8,7%

Sebuah studi tahunan bertajuk 'Total Remuneration Survey 2019' yang dirilis oleh perusahaan konsultan Mercer Indonesia memprediksi ada kenaikan gaji karyawan sebesar 8,7% pada 2020. Studi 'Total Remuneration
Gadget - 26 Desember 2019 14:44:52 wib

Sony Xperia Diklaim Mirip Galaxy Note 10

Saat produsen lain sudah menerapkan desain smartphone dengan layar tanpa bingkai dan desain lubang untuk kamera depan, Sony Mobile justru baru mulai bersiap merilis perangkat dengan desain kekinian tersebut. Dengan lini
Sepakbola - 26 Desember 2019 14:37:42 wib

The Gunners Bertekad Curi 3 Poin dari Bournemouth

Arsenal akan melakoni laga tandang ke markas Bournemouth, Dean Court, pada lanjutan pekan ke-19 Liga Premier Inggris, Kamis (26/12/2019) malam WIB. The Gunners membutuhkan kemenangan setelah dalam dua laga terakhir
Hukum - 26 Desember 2019 14:13:40 wib

Terpidana Hoaks Ratna Sarumpaet Bebas Bersyarat

TERPIDANA kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet menjalani bebas bersyarat, Kamis (26/12/2019) hari ini.  Bebas bersyarat  yang dikeluarkan Kementrian Hukum dan HAM. Setelah mendapat surat
Asosiasi Lain - 26 Desember 2019 12:59:24 wib

GAPRINDO: IHT Masih Berkonstribusi Besar bagi Perekonomian Nasional

Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (GAPRINDO)  menilai Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia salah satu industri yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Namun, dalam beberapa tahun
Sepakbola - 26 Desember 2019 11:06:48 wib

Angkat Koper dari MU, Nemanja Merapat ke Tottenham

Nemanja Matic tak menutup kemungkinan untuk angkat koper dari Manchester United (MU) dan bergabung dengan klub rival Liga Primer Inggris Tottenham Hotspur.  Pelatih the Lillywhites, Jose Mourinho dikabarkan
Perbankan - 26 Desember 2019 10:51:27 wib

Nilai Tukar Rupiah Menguat Dikisaran Rp 13 Ribuan

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak menguat menjelang libur akhir tahun 2019. Pada pukul 9.44 WIB, rupiah bergerak menguat empat poin atau 0,03 persen menjadi
UKM - 26 Desember 2019 10:39:23 wib

250 UMKM Surabaya Manfaatkan Pendaftaran HKI Gratis

SELAMA 2019, ada sekitar 250 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengurus pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) gratis. Sejak 2015, Pemkot Surabaya memang memfasilitasi pendaftarah HKI gratis bagi pelaku
Teknologi - 26 Desember 2019 10:25:34 wib

Waspadai, Ada 104 Aplikasi Berbahaya di Android

BANYAK daftar aplikasi Android berbahaya sepanjang 2019 karena berisiko mencuri data pribadi pengguna, mengklik iklan diam-diam, mengambil alih kendali ponsel, dan masih banyak lagi kejahatan siber lainnya. White Ops
Sepakbola - 26 Desember 2019 10:15:57 wib

Liga Inggris, Leicester Ingin Jadi Ujian bagi Liverpool

Laga akbar bakal tersaji dalam matchday ke-19 Liga Inggris 2019-2020 kala Leicester City menjamu Liverpool. Pada pertandingan yang akan dilangsungkan Jumat 27 Desember 2019 dini hari WIB itu, Manajer Leicester, Brendan
Nasional - 20 Desember 2019 17:24:13 wib

Menkeu Sri Mulyani Desak Bea Cukai Perketat Pengawasan Impor Ilegal

  Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk memperketat pengawasan terhadap barang impor ilegal, khususnya menjelang tutup tahun. "Saya harap Bea Cukai
UKM - 20 Desember 2019 17:12:32 wib

Presiden Jokowi Optimis Produk UMKM Banjiri Pasar Ekspor

Presiden Jokowi optimistis bahwa kontribusi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap ekspor Indonesia bisa meningkat. “Selama ini ekspor Indonesia masih didominasi oleh usaha-usaha besar, yakni sebesar 85,6
Sepakbola - 20 Desember 2019 16:56:42 wib

Deschamps: Suatu Saat Zidane Latih Timnas Prancis

Pelatih tim nasional (timnas) Prancis Didier Deschamps meyakini Zinedine Zidane suatu saat nanti bakal menggantikan dirinya. Saat ini, Zidane sedang meniti karier kepelatihannya di Real Madrid. Deschamps masih bertahan
Teknologi - 20 Desember 2019 16:35:17 wib

Adopsi Big Data di Indonesia Kian Marak

Pakar Bid Data menilai adopsi teknologi big data dsemakin marak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia. Teknologi big data di Indonesia sudah bukan sekadar wacana di tingkat penelitian dan prototipe, tetapi
Perbankan - 20 Desember 2019 11:16:56 wib

2020, BI Ramal Penyaluran Kredit Tumbuh 12 Persen

Bank Indonesia (BI) memprediksi penyaluran kredit tahun depan tumbuh 10 persen-12 persen. Kalau benar bisa tercapai, pertumbuhan itu lebih tinggi dari proyeksi tahun ini yang hanya 8 persen.  Proyeksi tersebut
Sepakbola - 20 Desember 2019 11:06:44 wib

Egy Maulana Raih Penghargaan di Polandia

Pemain Lechia Gdansk asal Indonesia, Egy Maulana Vikri meraih satu penghargaan pada acara Gdansk Sport Gala ke-17 di Polandia. Egy dihadiahi penghargaan Hopes of the Year bersama dua pemain muda lain yaitu Tomasz
Balap - 20 Desember 2019 10:59:29 wib

GP Inggris Seri F1 2019 Paling Dibanjiri Penonton

GP Inggris yang digelar di Sirkuit Silverstone menjadi seri balapan Formula 1 musim 2019 yang paling ramai penonton demikian diumumkan pihak promotor pada Kamis (19/12). GP Inggris merajai tiga seri yang menembus angka
Teknologi - 20 Desember 2019 10:51:57 wib

Kurangi Android, Facebook Kembangkan OS Sendiri

 Facebook dilaporkan sedang mengembangkan sistem operasinya sendiri yang diharap nantinya dapat mengurangi ketergantungan pada sistem operasi Android milik Google. Pengembangan sistem operasi,  saat ini
Otomotif - 20 Desember 2019 10:36:59 wib

Perluas Segmen Pasar, Harley-Davidson Hadirkan Motor Bertenaga Anyar

Pabrikan motor besar Harley-Davidson bakal merilis dua sepeda motor kelas menengah yang mengusung mesin anyar Revolution Max V-Twin dalam dua varian kapasitas berbeda. Dua model baru dirilis akhir 2020 untuk
Sepakbola - 20 Desember 2019 09:55:30 wib

Piala Belanda, Feyenoord & Utrecht Lolos 16 Besar

Feyenoord Rotteram dan Utrecht menjadi dua tim terakhir yang melengkapi peserta putaran 16 besar Piala Belanda (KNVB Beker) seusai menyingkirkan lawan-lawan mereka pada Jumat (20/12) dini hari WIB. Kedua tim itu
UKM - 19 Desember 2019 18:09:26 wib

UKM Diminta Manfaatkan PLB untuk Dorong Ekspor

Pemerintah meresmikan ekspor perdana produk UKM melalui pusat logistik berikat (PLB) e-commerce. Tujuan ekspor produk UKM ini adalah PT Uniair Indotama Cargo di Kawasan Industri dan Pergudangan Marunda Center, Jakarta,
Bisnis - 19 Desember 2019 17:57:51 wib

E-commerce Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Indonesia

Industri e-commerce terus mengalami pertumbuhan yang siginifikan dari tahun ke tahun karena bisa memberikan kemudahan dalam aktivitas sehari hari. Pertumbuhan industri e-commerce juga tak terlepas dari perilaku konsumen