Waspadai, Ada 104 Aplikasi Berbahaya di Android

Waspadai, Ada 104 Aplikasi Berbahaya di Android

Endy Purwanto
26 Desember 2019
Share Via

BANYAK daftar aplikasi Android berbahaya sepanjang 2019 karena berisiko mencuri data pribadi pengguna, mengklik iklan diam-diam, mengambil alih kendali ponsel, dan masih banyak lagi kejahatan siber lainnya. White Ops -  perusahaan keamanan merilis ada 104 aplikasi Android yang dilarang dipasang di perangkat pengguna karena dinilai berbahaya. Yang parah, aplikasi-aplikasi itu sudah diunduh lebih dari 4,6 juta kali.

"Aplikasi tersebut menggunakan dua kode berbeda, yakni Soraka dan Sogo. Keduanya akan menampilkan iklan layar penuh di ponsel Android, di mana iklan itu mengalirkan uang bagi peretas. Kode itu juga mampu bersembunyi dari perangkat lunak anti-malware," kata White Ops, dikutip Forbes, Kamis (26/12).

Nah, sebelum Mengunduh, ada komentar yakni. Aplikasi bernama "Penjelajah Keberuntungan Terbaik" terdaftar di Google Play Store dan daftar itu mengisyaratkan aplikasi ini dapat memberi tahu masa depan. "Apakah kamu ingin tahu kapan cinta sejatimu akan datang? Apakah kamu ingin tahu bagaimana keluargamu di masa depan? Apakah kamu ingin tahu apakah kamu akan diberikan promosi dan kenaikan gaji di masa depan?"

"Perilaku persembunyian itu penting. Para penipu semakin pintar. Mereka tahu ini sekarang perlombaan senjata, mereka berusaha memperlambat analisis dengan taktik ini. Kami melihat tipe perilaku seperti ini lebih banyak dan banyak lagi," kata John Laycock dari White Ops.

Laman Giz China melaporkan, aplikasi ini hanya untuk tujuan hiburan tapi pemindaian cepat pada bagian komentar dapat menyelamatkan Anda dari memasang malware ini di ponsel. Dalam kasus "Penjelajah Keberuntungan Terbaik", seorang pengguna mengibarkan bendera merah dengan menulis,"Masalah utamanya adalah Anda akan mendapatkan iklan tanpa henti. Itu seperti virus."

Komentar lain memperingatkan,"Jangan mengunduhnya. Anda hanya akan melewati waktu. Dan masalah utama setelah mengunduh adalah Anda akan mendapatkan iklan dan iklan tanpa henti. Bahkan Anda tidak bisa menggunakan apa pun. Dan juga tidak ada apa-apa. Seperti yang ditunjukkan dalam iklan. Itu seperti virus." Empat komentar berturut-turut adalah keluhan tentang jumlah iklan yang ditayangkan oleh aplikasi. Itu ada peringatan sempurna. (Forbes/End)

 

Tags: Aplikasi,

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

Berikan komentar terkait berita ini

BERITA LAINNYA

Jakarta - 26 Juli 2021 13:11:01 wib

PPKM Diperpanjang hingga Agustus 2021; Toko di Mal Bebas PPN Periode Juni

Pemerintah menjanjikan insentif baru pasca perpanjangan PPKM Level 4. Salah satunya yaitu pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk sewa toko di mal atau pusat perbelanjaan untuk Juni hingga Agustus
Sehat - 26 Juli 2021 12:54:41 wib

Rumah Oksigen Akan Beroperasi; 4 Sebab Kematian Covid Tinggi

Ayooberita.com - Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Ahad siang, 25 Juli 2021, dimulai dari tinjauan langsung Presiden Jokowi ke Rumah Oksigen Gotong Royong di Pulo Gadung, Jakarta Timur. Berikutnya ada berita
Hukum - 20 Mei 2021 13:16:21 wib

Megawati : Saya dan Pak Jokowi sama-sama prihatin bagaimana kedisiplinan terhadap prokes menurun

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri melakukan halal bihalal secara virtual dengan  pengurus partai dan organisasi sayap partai dari seluruh Indonesia, Rabu (19/5/2021). Sejumlah pesan
Hukum - 20 Mei 2021 13:10:13 wib

Jokowi : Tantangan Ruang Digital Semakin Besar Dikarenakan Kejahatan Ruang Digital Terus Meningkat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa tantangan di ruang digital saat ini semakin besar. Konten konten negatif terus bermunculan dan meningkat.  Hal itu disampaikan Jokowi dalam sambutan
Jakarta - 10 Agustus 2020 14:38:42 wib

Penerapan Ahklak dan Etika Dalam Kehidupan Sehari-hari

PENERAPAN AHLAK DAN ETIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI oleh: Shindi Elisa 201712579039 - YG Pengertian Ahlak dan Etika Jika kita lihat dari perkembangan zaman yang sekaran lebih berkembang ya? Perkembangan zaman
Daerah - 15 Juli 2020 20:56:05 wib

Mengenal Kubah Masjid di Indonesia

Kota Depok dan Masjid Kubah Emas menjadi dua hal yang tidak bisa dipisahkan, masjid Kubah Emas atau Masjid Dian Al Mahri menjadi ikon bagi kota tersebut. Pendiri sekaligus pemilik masjid ini bernama Dian
Korporat - 31 Maret 2020 11:54:28 wib

Airmas Group Bantu Tim Medis dan Pemerintah Lawan Covid-19

Penyebaran virus Corona di Indonesia semakin memprihatinkan, setidaknya hingga hari ini sudah lebih dari seribu orang dinyatakan terjangkit virus tersebut, dan angka penderita yang meninggal dunia telah
Hipmi - 17 Februari 2020 12:25:52 wib

Ini Rahasia Jadi Pengusaha Kuat di Era Globalisasi

Memilih untuk menjadi pengusaha bukan perkara mudah, selain harus terus berinovasi agar produk tetap berkualitas, juga harus memikirkan nasib karyawan yang bekerja kepada perusahaan tersebut. Wakil Ketua Umum Kamar
Hipmi - 16 Februari 2020 12:12:15 wib

HIPMI Dukung APNI Perjuangkan Kesejahteraan Penambang Nikel

Larangan ekspor bijih nikel yang diberlakukan pada 1 Januari 2020 membuat penambang nikel dalam negeri berada dalam kondisi mati suri. Kondisi ini terjadi akibat rendahnya harga jual bijih nikel domestik, yang dimana
Gadget - 30 Januari 2020 18:14:58 wib

4 Alasan Mengapa Sebaiknya Anda Tidak Pernah Membeli Follower

Apakah Anda termasuk satu dari mereka yang terburu- buru untuk meningkatkan jumlah follower Anda di social media? Memang sih kalau followernya sedikit itu nggak seru.. kurang enak untuk dilihat. Tapi coba deh jawab dulu
Wisata - 26 Desember 2019 17:52:55 wib

Gerhana Matahari Cincin Jadi Daya Tarik Wisatawan Asing

FENOMENA alam gerhana matahari cincin yang melintas di